9 ODP Pesawaran Masih Isolasi Mandiri

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id-Jumlah warga Pesawaran yang pulang dari perjalanan luar negeri, baik Tenaga Kerja Indonesia (TKI), ibadah umroh dan liburan asal Pesawaran yang pulang kampung mencapai sekitar 170 orang. Dan dari angka tersebut, tinggal 9 orang yang masih isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kita selalu koordinasi dengan KKP melalui grup  terkait warga yang baru pulang dari luar negeri, baik TKI, umroh dan perjalanan. Saat ini dari 170 orang tersebut, masih sekitar 9 orang yang masih dalam pemantauan selama 14 hari,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Pesawaran, Aila Karyus, Minggu (5/4).

Bacaan Lainnya



Dikatakan untuk warga domestik yang pulang kampung masuk dalam pemantauan mencapai sekitar 3000 orang. Dan mereka saat ini masih dalam pemantauan isolasi mandiri selama 14 hari serta one by one dikonfirmasi via telepon oleh tenaga medis masing masing puskesmas terkait kondisi mereka. 

“Untuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang riwayatnya pernah kontak langsung dengan orang yang positif corona. Dan saat ini, sekitar 3000 an lebih masih dalam pemantauan 14 hari,” jelasnya.

Dari 3000 warga itu masih menjalani self monitoring atau isolasi mandiri. Dimana menurut definisi untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang demam, batuk pilek atau dari bepergian.

“Saat ini ODP mencapai 18 orang dan sudah di rapid test. Dan hasilnya negatif semua, PDP satu orang yang baru pulang dari Bekasi dan dirawat di RSUD dan positif belum ada,” ujarnya.

Saat ini alat rapid test yang baru diterima mencapai 100 buah dan diprioritaskan untuk ODP. Sedangkan untuk Alat Pelindung Diri (APD) sudah ada penambahan dan sudah didistribusikan ke RSUD Pesawaran dan puskesmas pada Jumat (3/4) ) lalu.

“Sudah ada penambahan (APD) atau baju hazmat, sepatu boot, kacamata google, masker. Namun saya gak hafal jumlahnya. Dan sudah didistribusikan ke RSUD serta puskesmas,” pungkasnya. (ozi/mlo)



Pos terkait