Ada PDP Covid-19 di Waykanan : Hoax

  • Whatsapp
Bupati Waykanan Hi. Raden Adipati Surya, SH. MM saat memimpin pelaksanaan penyemprotan desinfektan secara serentak, Selasa (31/3)

Medialampung.co.id – Masyarakat Ibukota Blambangan Umpu sempat gempar karena tersiar kabar melalui media sosial mengenai adanya pasien dalam pengawasan Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagar Alam (RSUD ZAPA) Waykanan.

Kabar tersebut langsung mereda setelah Bupati Waykanan Hi. Raden Adipati Surya, SH. MM, yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 setempat memastikan informasi itu sebagai Hoax.

Bacaan Lainnya


“Informasi dari mana? Saya pastikan itu tidak ada itu, jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas, yang perlu kita sadari adalah pencegahan penyebaran virus ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati.

Pasien itu, lanjutnya, hanya memeriksakan diri ke RSUD ZAPA dan ternyata setelah diperiksa tim medis, warga tersebut hanya mengalami batuk biasa.

“Dalam kondisi seperti ini, saya minta kita sama-sama menjaga. Terutama untuk kawan-kawan media. Cari narasumber yang kredibel untuk berbicara. Kalian bisa tanyakan informasi apapun itu tentang Covid-19 kepada kami, Gugus Tugas yang ada,” tegas Adipati Surya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Waykanan, Anang Risgianto, S.KM., M.KM., menyatakan, masyarakat yang diisukan menjadi PDP Corona tersebut, adalah masyarakat yang hanya mengalami batuk pilek biasa, namun karena khawatir dengan wabah virus Corona, yang bersangkutan langsung memeriksakan diri ke RSUD ZAPA.

“Awalnya berobat ke puskesmas, tetapi karena di Puskesmas tidak ada alat rontgen maka pasien tersebut dibawa ke Rumah Sakit. Setelah dicek semuanya tidak ada apa-apa, hanya batuk biasa. Sudah diberi obat dan kita sarankan untuk berdiam diri di rumah,” terang Anang.

Dari data yang dihimpun, diketahui bahwa sejak 16 Maret hingga 30 Maret 2020, warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Waykanan tercatat sebanyak 59 orang.

Pemkab Waykanan peserta forkompinda terus mensosialisasikan pentingnya membiasakan cuci tangan dan penyemprotan desinfektan pada fasilitas-fasilitas umum yang ada.(wk1/mlo)



Pos terkait