Adipati Surya Serahkan SK Pengangkatan untuk 117 PPPK

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Waykanan Hi. Raden Adipati Surya, SH., MM., menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) Bupati Waykanan Tentang Pengangkatan, Perjanjian Kerja dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas bagi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Waykanan, di Lapangan Kantor BKPSDM, Selasa (2/3). 

Menurut Bupati bahwa SK tersebut merupakan yang pertama kali diserahkan di Kabupaten Waykanan, dimana sebelumnya telah dilakukan berbagai tahapan seleksi yang cukup panjang. Diantaranya pendaftaran secara online bulan pada Februari 2019 dan Tes Seleksi secara online dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2019 di SMK Negeri 1 Banjit. 

Bacaan Lainnya


Pada awal pendaftaran diikuti 205 orang, namun hanya 117 orang yang dinyatakan lulus passing grade, yang terdiri dari 68 orang tenaga pendidik (guru) dan 49 orang penyuluh. Peserta yang dinyatakan lulus kemudian melakukan pemberkasan pada akhir Februari hingga bulan Maret 2019.

Setelah itu dikonfirmasi ke BKN namun saat itu BKN belum dapat memproses usulan PPPK, karena belum ada petunjuk teknis pemberkasannya, barulah pada akhir November tahun 2020 BKN menginformasikan PPPK yang sudah mengikuti seleksi di tahun 2019 dan dinyatakan lulus dapat diusulkan berkas untuk diberi Nomor Induk (NI) PPPK dengan menggunakan SAPK. 

Dalam proses pemberkasan pengajuan NI PPPK sebanyak 1 (satu) orang peserta dari penyuluh pertanian mengundurkan diri, sehingga SK PPPK yang diserahkan pada kesempatan ini hanya 116 orang saja. 

“Untuk itu, kepada saudara-saudara yang diterima patut bersyukur. Saya berharap kepada pegawai PPPK yang menerima SK ini dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” kata Adipati. 

Selain itu, dia juga berharap agar pegawai PPPK meningkatkan pengetahuan, wawasan, kepribadian dan etika selaku Pegawai Aparatur Sipil Negara.

“Selaku aparatur pemerintah, keberhasilan seorang PPPK tidak ditentukan dengan besarnya gaji yang diterima, tetapi ditentukan oleh tingginya kepuasan dan kesejahteraan masyarakat dari yang dilayani sebagai kemampuan yang profesionalitas yang dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara,” imbuhnya.

“Hal inilah yang membedakan Aparatur Sipil Negara dengan profesi-profesi lainnya, karena keuntungan Aparatur Sipil Negara bukanlah bersifat materi, tetapi lebih bersifat pada pengabdian kepada bangsa, dan negara, khususnya Daerah Kabupaten Waykanan,” tegas Adipati Surya.(wk1/mlo)




Pos terkait