Agus Istiqlal – A.Zulqoini Syarif Dilantik 26 April 2021

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun 2020, Drs. Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H., dan A. Zulqoini Syarif, S.H., rencananya akan dilantik pada 26 April 2021 mendatang.

Hal itu menyusul adanya surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia No.131/1921/OTDA tanggal 25 Maret 2021 perihal pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota.

Bacaan Lainnya

Kasubbag Administrasi Pemerintahan, M. Ikhsan Haqiqi, S.Ip., mendampingi Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Pesbar, Sukmawati, S. Sos., mengatakan Pemkab Pesbar telah mendapat informasi dari Pemerintah Provinsi Lampung perihal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pesbar terpilih hasil Pilkada 2020 lalu. Dalam surat Kemendagri itu dijelaskan bahwa pelantikan serentak periode kedua dilaksanakan secara virtual dan secara Hybrid pada tanggal 26 April 2021.

“Salah satunya bagi Kabupaten/Kota yang akhir masa jabatan kepala daerahnya pada bulan Februari 2021 dan yang sudah selesai sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi,” katanya, Senin (29/3).

Sedangkan, kata dia, sebelum pelantikan Bupati dan Wakil Bupati definitif juga akan dilaksanakan pelantikan Penjabat (Pj) Bupati yang dijadwalkan besok di Pemerintah Provinsi Lampung. Hal itu sesuai dengan telah ditetapkannya Keputusan Mendagri No.131.18-645 Tahun 2021 tanggal 23 Maret 2021 tentang pengangkatan Penjabat Bupati Pesisir Barat Provinsi Lampung.

“Sesuai dengan petikan surat Mendagri itu telah ditetapkan yakni Bambang Sumbogo, S.E, M.M., sebagai Penjabat Bupati Pesisir Barat, dan akan dilantik Selasa (30/3) besok,” tambahnya.

Ditambahkannya, sejauh ini mengenai rencana pelantikan Penjabat Bupati Pesisir Barat dan rencana jadwal pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati Pesbar terpilih belum ada perubahan. Khususnya untuk pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih juga belum ada perubahan.

“Karena untuk pelantikan kepala daerah definitif itu akan bersamaan atau secara serentak dengan Kabupaten/Kota lainnya di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait