Agus Istiqlal Launching Program Bantuan Sembako

  • Whatsapp
Launcing bantuan sembako.

Medialampung.co.id  – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) me-launching program bantuan sosial (bansos) sembako untuk Keluarga Penerima Manfaaat (KPM) di Kabupaten setempat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2020, yang dipusatkan di Balai Pekon Sukarame Kecamatan Ngaras, Kamis (27/2) kemarin.

Program sembako yang di launching oleh bupati Pesbar Dr.Drs.Hi.Agus Istiqlal, S.H, M.H., itu juga dihadiri kepala Dinsos Pesbar Agus Triyadi, S.Ip, M.M., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab, unsur Forkopimda, Pendamping PKH, serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan itu, Kepala Dinsos Pesbar, Agus Triyadi, mengatakan launching bansos program sembako dari Kemensos RI ditahun 2020 itu total anggaran sebesar Rp27,6 Miliar lebih, untuk 15.363 KPM yang tersebar di 11 Kecamatan dinegeri para sai batin dna para aulama itu.

”Setiap KPM akan menerima paket sembako senilai Rp150 ribu selama 12 bulan. Bantuan program sembako itu disalurkan secara non-tunai melalui e-waroeng yang tersebar di Kabupaten Pesbar,” katanya.

 Dijelaskannya, dengan nilai bantuan sembako yang disalurkan secara non tunai oleh KPM itu hanya untuk membeli kebutuhan sembako seperti beras, telur, kacang hijau dan sayur. Sehingga tidak dapat dibelanjakan untuk kebutuhan lain, terlebih penyalurannya hanya dapat dilakukan melalui e-waroeng, sementara untuk di Pesbar telah berdiri sebanyak 40 e-waroeng yang tersebar di 11 Kecamatan.

”Pencairan secara non tunai itu sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, seluruh bansos harus disalurkan secara non tunai dan menggunakan sistem perbankan untuk memudahkan mengontrol, memantau dan mengurangi penyimpangan,” jelasnya.

Masih kata dia, dalam kegiatan launching program bantuan sembako tersebut juga sekaligus penyaluran bantuan sembako untuk periode Januari dan Februari 2020 kepada KPM. Program Sembako yang dilaksanakan ini merupakan lanjutan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ditahun sebelumnya.

”Penyaluran bansos sembako untuk KPM di Pesbar ini akan dilaksanakan setiap bulan, kita berharap tidak ada kendala dan akan berdampak terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, bupati Agus Istiqlal, menyampaikan program bantuan sembako merupakan program pemberian bansos kepada keluarga Pra sejahtera yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial, dan ditetapkan sebagai KPM. Dengan adanya program bantuan sembako tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan.

Pemenuhan sebagian kebutuhan pangan itu antara lain untuk memberi gizi yang lebih seimbang kepada KPM, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi dan memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan.

”KPM dapat memperoleh kebutuhan yang telah ditetapkan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke e-waroeng yang telah ditentukan. Kita berharap penyalurannya tepat sasaran,” pungkasnya.(yayan/mlo)



Pos terkait