Agustanto : Kesadaran Petani Jemur Kopi Gunakan Alas Terus Melonjak 

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan langsung oleh Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Ir. Agustanto Basmar, M.Si., kesadaran petani kopi dalam penjemuran biji kopi menggunakan alas seperti diatas lantai semen atau media terpal semakin tinggi.

Hal itu tentunya menjadi kebanggan atas keberhasilan Dibunak dalam mensosialisasikan penggunaan alas jemur kopi untuk memperoleh biji kopi yang lebih berkualitas atau tidak terkontaminasi dengan unsur tanah yang menyebabkan jamur. 

Bacaan Lainnya



Diceritakannya, survei yang dilakukan pihaknya tersebut, adalah dalam perjalanan pulang dari tempat Kampoeng Kopi Pekon Rigisjaya, Kecamatan Airhitam beberapa waktu lalu.

“Saya melakukan survei menghitung persentase petani yang melakukan penjemuran kopi menggunakan lantai jemur semen atau terpal plastik. Setelah di rata-ratakan dari Enam kecamatan yang diamati, Alhamdulillah terdapat sekitar 86 persen masyarakat telah mengikuti standar penangan pasca panen kopi yang memadai,” ungkapnya.

Artinya dengan begitu kata dia, hanya 14 persen yang belum menjemur kopi dengan alas atau lantai jemur. Bahkan ada kecamatan yang mayoritas masyarakatnya atau hanya Satu sampai Dua persen lagi yang masih menjemur diatas tanah tanpa alas.

Dengan semakin diharapkan Agus semoga ke depan kesadaran ini akan terus meningkat. Dan tugas pemerintah terus men-edukasikan penggunaan alas saat jemur. Selain itu salurkan bantuan seperti terpal.

“Tugas kami adalah terus mengajak sambil memberikan bantuan meskipun dengan jumlah yang terbatas,” ujarnya.

Terusnya Kopi adalah produk makanan, oleh sebab itu mari bersama mengupayakan untuk menghindarkan dari kontaminasi, jamur, bakteri, benda asing atau kotoran hewan.

“Mari kita sajikan produk kebanggan kita dengan bentuk yang bermutu dan berkualitas,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait