Agustini : Stok Hewan Kurban di Bandarlampung Aman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandarlampung melakukan sidak ke lapak penjual hewan kurban  yang berada di Jalan Sultan Agung Way Halim, Kamis (16/7).

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandarlampung, Agustini mengatakan, dalam peninjauannya ke lapak penjualan hewan kurban tersebut, terdapat 70 persen dari keseluruhan stok yang didapatkan dari daerah penyangga, adapun daerah penyangga stok hewan kurban di Kota Bandarlampung yaitu, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.

Bacaan Lainnya



“Untuk stok hewan kurban tahun ini aman. Dimana stok rata-rata berasal dari kabupaten saat ini setidaknya terdapat 1.500 ekor sapi dan 2.400 ekor kambing yang disiapkan untuk Idul Adha 1441 Hijriah,” ucapnya

Agustini menjelaskan jika pada H-7 pihaknya harus sudah melakukan pengecekan terhadap semua hewan kurban yang berada di Kota Bandarlampung.

“Kita sudah ke lapangan, dan  lapak-lapak yang ada di Kota Bandarlampung dibanding tahun yang lalu memang agak menurun sedikit, kalau tahun lalu sekitar 350 lebih lapak sekarang tinggal sekitar 250, baik lapak sapi atau kambing,” tambahnya

Mengenai kesehatan hewan, Agustini mengaku tidak ada persoalan, karena memang lapak-lapak tersebut sudah biasa menjual hewan kurban, dan pihaknya telah melakukan pembinaan setiap tahunnya kepada para pedagang tersebut.

“Sebelum disembelih di hari raya Idul Adha nanti, hewan kurban harus memenuhi syarat tertentu yang harus diketahui masyarakat, tentunya hewan ini harus sehat dan tidak cacat dan umurnya juga masuk untuk disembelih,” imbuhnya.

Selain itu, tempat penjualan hewan kurban juga disosialisasikan untuk mengikuti protokol kesehatan, seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan harus memakai masker serta menjaga jarak.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada temuan jika ada hewan kurban yang terjangkit penyakit, semuanya sehat dan bisa untuk kurban nantinya. Dihimbau kepada masyarakat yang ingin berkurban untuk memilih hewan yang sehat dan tidak cacat,” ‘pungkasnya.



Pos terkait