Ahmad Rifanza-Reza Anjani Terpilih Menjadi Duta Kesproseks

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pasangan Ahmad Rifanza dan Reza Anjani, terpilih menjadi Duta Kesehatan Reproduksi dan Seksual (Kesproseks) Remaja Kabupaten Lampung Barat tahun 2020.

Pengumuman dan penobatannya digelar di GOR Aji Saka Kompleks Kawasan Sekuting Terpadu (KST) Kecamatan Balikbukit, Sabtu malam (26/9), bersamaan dengan malam Grand Final pemilihan Muli-Mekhanai Kabupaten Lambar. 

Bacaan Lainnya



“Untuk tahun ini pasangan Ahmad Rifanza dan Reza Anjani terpilih menjadi Duta Kesproseks Lambar tahun 2020,” ungkap Sekretaris Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lambar mendampingi Ketua PKBI Cabang Lambar, Partinia, S.Pd  M.M, Minggu (27/9)

Dijelaskannya, PKBI Cabang Lambar telah menggelar audisi Duta Kesproseks Remaja sejak tahun 2013. Adapun Duta Kesproseks Remaja Kabupaten Lambar tahun 2013 adalah Rido Aulia Husein-Fitri Dwi Yudha, RM  Mahardika Pancara Dewa-Eriya Gusmara (2014), dan Deska Arya Dinata-Clara Silvia Agustin (2015).

Lalu Pranaldo Gunawan-Ayu Monika (2016), Rohimin-Fadilla Nuari (2017), Lingga Adi Negara-Ayca Vanesya Dona (2018) dan Ervando Zunika Rianda-Revi Febriani Putri (2019).

Lanjut dia, untuk tahun ini, PKBI cabang Lambar telah menggelar audisi Duta Kesproseks Remaja 2020 di Wisma Sindalapai, Kecamatan Balikbukit, Jumat (25/9). Pesertanya 24 orang yang merupakan para Finalis Muli-Mekhanai Kabupaten  Lambar tahun 2020.

Sedangkan Tim Seleksi dalam kegiatan adalah pengurus PKBI Cabang Lambar yang antara lain Drs. Tono Suparman, Drs. Sandarsyah, Kasta Brahmana, S.I.P., Burwati, S.H M.H, Tri Susilawati, S.P, dan Candra Gunawan, S.Kom.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak dari tahun 2013, dengan demikian hingga saat ini telah digelar sebanyak delapan kali. Tema kegiatan kali ini adalah, Remaja Oke, Jika Tahu Akan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR),” kata dia. 

Dalam kegiatan ini, lanjut Sandarsyah, PKBI Cabang Lambar disamping memberikan materi tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yaitu HIV-AIDS, Kesehatan Reproduksi, NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) dan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), juga melakukan tes tertulis kepada para finalis Muli-Mekhanai tentang materi-materi, dan diakhiri dengan melakukan tes wawancara kepada masing-masing peserta. 

Lanjut dia, adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaring remaja yang peduli terhadap kesehatan reproduksi, yaitu remaja yang dapat menjaga kesehatan reproduksi dan seksualnya, tidak menggunakan NAPZA, tidak berperilaku seks bebas, peduli dan paham penyakit HIV-AIDS sehingga ia dapat menghindari dari serangan penyakit tersebut, dan melakukan pernikahan di usia yang matang.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Visi PKBI yaitu menjadikan pusat unggulan Seksual and Reproductive Healt Right (SRHR) yang mandiri tahun 2020. Dengan Misi, mengembangkan pusat informasi, edukasi, dan pelayanan kesehatan reproduksi. Lalu mengembangkan pemberdayaan masyarakat, dan melakukan advokasi kesehatan reproduksi.

“Dengan adanya Duta Kesproseks, kita harapkan akan menjadi contoh remaja-remaja yang lain, terutama remaja-remaja yang ada di Kabupaten Lampung Barat, dan umumnya remaja-remaja yang lain. Sehingga kita dapat menyongsong dengan baik era Bonus Demografi yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2020-2035,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait