Akbar: KTI Adalah Anak Kandung Pemerintah yang Dituntut Mandiri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Karang Taruna Indonesia (KTI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Program Eksistensi dan Kedudukan, Karang Taruna Pekon, wilayah Kecamatan Waytenong, Sumberjaya dan Sekincau, bertempat di GSG Pekon Sukaraja, Kecamatan Waytenong, Selasa (16/11).

Acara tersebut dihadiri seluruh pengurus kabupaten, dipimpin langsung Ketua Karang Taruna Indonesia (KTI) Kabupaten Lambar Ahmad Ali Akbar, S.H., dengan peserta, selain pengurus karang taruna pekon juga dihadiri Camat Waytenong Bambang Hermanto, S.Pdi, M.M., dan Peratin Sukaraja Guswadi serta jajaran.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi dan Pelatihan Program Eksistensi dan Kedudukan tersebut, pengurus kabupaten memberikan pengetahuan seperti tentang dasar kedudukan Karang Taruna seperti apa menurut Undang-Undang yang berlaku.

Serta, penyampaian bahwasannya adanya anggaran yang dikelola pekon bidang organisasi seperti Karang Taruna. Sehingga dalam Hal itu pengurus Karang Taruna Pekon diberikan pemahaman dalam pemanfaatan anggaran seperti prosedur pengurusan anggaran, hingga pemanfaatannya seperti apa. 

Karena selama ini, dalam hal pemanfaatan anggaran yang digulirkan sepertinya pekon, Karang Taruna sifatnya hanya menerima, karena itulah perlunya pelatihan terkait peran dan fungsi karang taruna. 

Sebagaimana dikatakan Ketua Karang Taruna Lambar Ahmad Ali Akbar, bahwa Karang Taruna adalah anak kandung pemerintah yang dituntut Mandiri atau Mengelola Anggaran Sendiri, tetapi sesuai dengan aturan dan Undang-Undang yang berlaku sebagaimana perannya sang cukup besar. 

“Harapan saya melalui sosialisasi seperti ini mampu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus dan anggota Karang Taruna, untuk berperan bersama pemerintah dalam memajukan wilayah,” tegasnya. 

Sementara dalam sambutan Camat Bambang Hermanto, pihaknya menyambut baik, karena sosialisasi itu manfaatnya sangat positif bahkan memberikan energi baru. 

“Mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan penataan organisasi dan konsolidasi Karang Taruna untuk lebih optimal. Supaya bisa bersinergi mensukseskan program Bupati,” ujarnya

Sedangkan Peratin Sukaraja Guswadi menyebutkan peran kawula muda dalam pembangunan sangat penting. Oleh sebab itu Karang Taruna yang mayoritas beranggotakan anak muda harus mampu menjadi garda terdepan untuk kemajuan.(r1n/mlo)

Pos terkait