Akhi Lamteng Diikuti 102 Peserta, Inilah Juara Hasil Grand Final

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IKDMI) Lampung telah mengadakan Akademi Khatib Indonesia (Akhi) Lampung Tengah.

Grand Final Akhi Lamteng diadakan di aula Pondok Pesantren Wali Songo, Kampung Sukajadi, Kecamatan Bumiratunuban, Rabu (9/6).

Bacaan Lainnya

Kegiatan Akhi diikuti 102 peserta yang berasal dari 28 kecamatan se-Lamteng. Dalam Grand Final diikuti sepuluh finalis dengan mengangkat tema Jadikan Khatib sebagai Pemersatu Bangsa dan Teladan Masyarakat. 

Ketua Majelis Pimpinan Daerah (MPD) IKDMI Lamteng Drs. Hi. Warisno, S.Pd.I menyatakan Akhi ini diadakan untuk mencetak khatib-khatib di Lamteng. 

“Tujuan kegiatan ini mencetak khatib-khatib yang berkompeten dan mampu menjadi pemersatu serta teladan bagi masyarakat,” katanya.

Para juara Akhi, kata Warisno,  juara pertama diraih M. Nasiruddin dari Kampung Poncowarno, Kecamatan Kalierejo; juara kedua diraih Mahfud Rifai, S.Pd. I. dari Kecamatan Seputihmataram; dan juara ketiga diraih M.Amirulloh dari STAI  Al-Ma’arif Kalirejo. 

“Kemudian juara harapan satu diraih Uci Ahmad Sanusi Al-Hakim dari Kecamatan Seputihraman; juara harapan dua diraih Eka Firmana Putra dari Kecamatan Bumiratunuban; dan juara harapan tiga diraih Henna Bintang Passa Wijaya dari MAN 1 Lamteng,” paparnya.

Sedangkan Ketua Umum IKDMI Lampung Ahmad Dimyati Al-Hafidz atau akrab disapa Gus Dimyathi menyampaikan pesan dari Kapolda Lampung. “Ketika kami menghadap Bapak Kapolda Lampung, nantinya naskah khatib yang terbaik akan diteruskan ke Polda Lampung melalui Dirbinmas Polda Lampung. Kemudian nantinya dibagikan kepada polres dan polsek jajaran Polda Lampung. Ini membuktikan bahwa adanya dukungan yang sangat tinggi dari Polri, khususnya Polda Lampung,” ungkapnya.

Sementara Wakapolres Lamteng Kompol Suparman mengucapkan selamat kepada pemenang Akhi Lamteng. “Selamat kepada pemenang Akhi Lamteng. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat mencetak khatib-khatib yang bisa menjadi corong pemerintah dalam memberikan pesan dan wawasan kepada masyarakat,” katanya.

Suparman juga meminta agar semua tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. “Jangan sampai kita terprovokasi dengan ujaran-ujaran kebencian, paham radikalisme, dan terorisme yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Lamteng. tetap Jaga persatuan dan kesatuan NKRI dengan berpedoman pada norma Pancasila,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Kemenag Lamteng Farid Wajdi, Kabag Kesra Sunardi, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Gus Misbahuni’am Suhada, Kepala KUA Bumiratunuban Didi Wahyudi, para alumni Pondok Pesantren Wali Songo, KBO Sat Binmas Polres Lamteng Iptu Basuki Joko Lelone, Kapolsek Bumiratunuban Iptu Alan Ridwan, serta tokoh agama dan masyarakat Kecamatan Bumiratunuban. (sya/mlo)




Pos terkait