Akibat Pandemi, Realisasi PKB dan BBN KB Masih Rendah

  • Whatsapp
Kepala Pemungutan Pajak (KPP) Kantor Samsat Liwa M. Irwan, S.Sos, M.M.

Medialampung.co.id – Dari  total target pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) pada Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Liwa Lampung Barat, tahun anggaran 2020 telah terealisasi sebesar Rp14.462.212.335.

Kepala Pemungutan Pajak (KPP) Kantor Samsat Liwa M. Irwan, S.Sos, M.M., mengungkapkan, target pendapatan PKB dan BBN KB Samsat Liwa tahun ini yakni sebesar Rp31.794.800.000. Realisasi hingga pertengahan tahun ini masih terbilang rendah belum mencapai 50 persen, hal  itu disebabkan karena adanya pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) dan harga jual kopi cenderung  fluktuatif bahkan terbilang rendah.

Bacaan Lainnya



”Kita tidak bisa memungkiri bahwa adanya pandemi Covid-19  berdampak terhadap perekonomian masyarakat, termasuk berdampak terhadap pembayaran pajak kendaraan. Selain itu meskipun saat ini sedang dalam masa panen kopi, namun harga jual cukup rendah dan itu menjadi salah satu kendala bagi  masyarakat untuk membayar  pajak kendaraan,” ungkap Irwan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan terkait dengan upaya untuk mengoptimalisasikan penerimaan pendapatan daerah, khususnya dari sektor PKB dan BBNKB. Namun, pihaknya tetap optimis untuk mengejar bagaimana penerimaan pajak daerah dari sektor PKB dan BBNKB ini dapat dicapai hingga batas waktu yang ditetapkan.

”Tentunya kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh  dan melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu, karena penerimaan pajak kendaraan tersebut akan menjadi salah satu sumber pendapatan pemerintah untuk melakukan pembangunan tak terkecuali pembangunan infrastruktur seperti jalan,” ujarnya. 

Sementara itu, disinggung soal peningkatan jumlah  pemohon  perpanjangan PKB di Samsat setempat, dengan adanya Operasi Patuh Krakatau 2020 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lambar dimana salah satu sasarannya adalah kelengkapan surat menyurat kendaraan, Irwan mengaku hingga saat ini masih belum ada peningkatan.

”Sekarang masih normal seperti biasanya, belum ada peningkatan jumlah pemohon yang signifikan di Samsat Liwa,” kata dia. (nop/lus/mlo)



Pos terkait