Akmal dan Tim Monev Serapan Dana Desa Tahun 2021 

Medialampung.co.id – Mengawali kegiatan di tahun 2022, Pemerintah Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat melaksanakan monitoring dan evaluasi penyerapan dana desa (DD) dan alokasi dana pekon (ADP) tahun anggaran 2021 seperti di Pekon Kenali dan Pekon Kejadian, Selasa (4/1).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Belalau Drs. Akmal Hakim beserta sejumlah Kepala Seksi, Pendamping Desa dan ikuti oleh masing-masing Peratin beserta jajaran aparatur pemerintah pekon. 

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Akmal Hakim mengatakan, Monev DD-ADP menjadi bagian dari tugas pemerintah kecamatan untuk mengetahui progres program kegiatan pekon dalam pengelolaan DD-ADP tahun 2021.

“Mengingat DD maupun ADP telah terserap oleh seluruh pekon maka monev ini menjadi sebuah keharusan untuk mengetahui capaian kegiatan di pekon,” kata Akmal 

Ia mengatakan, pelaksanaan monitoring telah dilaksanakan di dua pekon yaitu Pekon Kenali dan Pekon Kejadian. Terkait objek monitoring dan pembinaan difokuskan pada keuangan pekon, seperti kelengkapan laporan pertanggungjawaban, pelaporan keuangan, BUMPekon, ketaatan pembayaran pajak, dan kesesuaian realisasi di lapangan.

“Objeknya kita fokus ke keuangan desa, mulai baik DD maupun ADP, pelaporan SPj, BUMDes, pembayaran pajak, sampai sejauh mana realisasi fisik dilapangan. Dari dua pekon yang kami sambangi, terkait program fisik untuk pekon kenali sudah 100 persen, sementara untuk pekon kejadian hanya tinggal pelaksanaan padat karya tunai desa (PKTD) tapi sudah ada kesiapan pekon untuk segera menyelesaikan,” imbuhnya.

Disisi lain, terus Akmal, penilaian monitoring secara administrasi di tingkat pekon suda cukup baik, dan terkait hal-hal yang masih perlu diperbaiki pihaknya telah merekomendasikan perbaikan. 

“Karena ini sifatnya ini untuk mengoreksi, maka hal-hal yang masih kurang sudah kami arahkan untuk segera diperbaiki baik itu pelaporan maupun fisik,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, Akmal juga mengingatkan kepada seluruh aparatur pekon agar jangan sampai kegiatan selesai namun lalai dalam pelaporan, sehingga ia meminta pelaksanaan dan pelaporan dapat seimbang. (edi/mlo)


Pos terkait