Aksi Begal Mulai Marak di Waykanan, Pelaku Tak Segan Lukai Korbannya

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Sulitnya mencari pekerjaan di masa pandemi Covid-19, diduga menjadi salah satu penyebab maraknya berbagai tindakan kejahatan di Waykanan termasuk pembegalan.

Pada Kamis (6/5) pukul 21.30 WIB, Nopran Sandika bin Agusman (24), warga Kampung Negeri Batin Kecamatan Umpu Semenguk Waykanan menjadi korban begal di jalan poros dusun Km 14 Kampung Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk.

Bacaan Lainnya


Selain sepeda motor merk Yamaha Mio miliknya yang sempat dibawa kabur pembegal, Nopran juga mengalami luka bacok di bahu kanan, sehingga harus menjalani perawatan di RSUD ZAPA Waykanan.

Dari informasi yang dihimpun, sebenarnya yang hampir menjadi korban pembegalan itu adalah Mursalin warga Kampung Negeri Baru, akan tetapi ia berhasil lolos dan menceritakan kejadian itu pada 2 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja di Simpang Empat Negeri Baru.

Kedua anggota Satpol PP tersebut kemudian menuju ke lokasi, namun setibanya di lokasi mereka justru menemukan Nopran dalam kondisi terluka di lokasi yang dikatakan oleh Mursalin.

Dari keterangan Nopran, diduga pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motornya Yamaha Mio warna biru putih Nopol BE 4862 WH menuju Dusun Sri Bakti sehingga salah satu anggota Satpol PP meminta rekannya di Dusun Sribakti agar melakukan penghadangan terhadap pelaku. 

Benar saja, tak berselang lama pelaku yang mengendarai Yamaha Mio dengan ciri-ciri yang sama melewati daerah itu. Setelah sempat lolos dari penghadangan, pelaku akhirnya terjatuh setelah dilempar dengan batu. Pelaku yang panik langsung meninggalkan sepeda motor milik Nopran dan melarikan diri ke dalam hutan.

Hingga berita ini ditulis pukul 11.00 WIB, baik Kasat Reskrim Polres Waykanan maupun Kanit Reskrim Polsek Blambangan Umpu belum bisa dikonfirmasi.(wk1/mlo)




Pos terkait