Aksi Maling Gondol TV Terekam CCTV

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Disangka anaknya tidur tanpa menguci pintu, Syahrudin (52) pedagang sayur warga Jalan Sultan Haji, Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, kaget saat mengetahui TV dan laptop anaknya raib digondol maling.

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 03.00 WIB.

Bacaan Lainnya



“Tadi pagi mas kejadiannya, dua rumah saya yang bersebelahan di bobol empat orang maling yang terekam CCTV Masjid Jami Daarul Akhiroh,” ucapnya, Senin (15/6).

Diungkapkan Syahrudin, dari rekaman CCTV pelaku datang mengendarai dua unit sepeda motor Honda BeAT, dan parkir di samping warung sayuran milik istrinya.

“Dua orang turun ke arah rumah saya yang berada di belakang warung dan dua lagi di motor,”ujarnya.

Kali pertama kedua pelaku mencongkel jendela rumah yang ditempati dirinya dan sang istri.

“Nah di rumah itu saya tidur dikamar depan sedangkan anak perempuan saya lagi tidur dirumah mbanya, pelaku buka jendela terus ngambil kunci yang nempel di pintu, lalu mengambil laptop dan tas di kamar anak saya,”tuturnya.

Lalu, kedua pelaku memberikan barang curiannya ke rekannya yang menunggu di motor.

“Mereka balik lagi lalu ngeliat-liat rumah satunya yang ditempati anak bujang, dan mencongkel jendelanya, lalu mengambil TV ukuran 42 inch di ruang tamu,” ucapnya.

Dirinya menyadari kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB, saat sang istri hendak belanja ke pasar.

“Taunya udah pagi, lihat pintu terbuka langsung cek barang-barang dan lihat CCTV ke Masjid. Awalnya saya gak sadar kalau rumah saya yang ditempati anak bujang juga dibobol, pintunya juga kebuka, setelah dicek-cek ternyata TVnya hilang,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut dirinya pun melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat dan Polsek Kedaton.

“Sudah laporan, tapi mereka (Polsek,red) minta Kotak Laptop anak saya, ya mana kami tau lagi karena itu sudah lebih dari lima tahun, terus abis ditanya-tanya kami pulang tanpa diberi kertas laporan, kerugian sekitar Rp 7 juta,” ucapnya. (pip/mlo)



Pos terkait