Aksi Massa Tolak Omnibus Law Berlanjut

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ratusan mahasiswa dari ikatan mahasiswa Muhammadiyah se-Lampung kembali melakukan aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menuntut pembatalan pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (9/10).

Koordinator Lapangan Habibi mengatakan, dalam kedatangan saat ini ingin menyampaikan aspirasi tentang UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI. 

Bacaan Lainnya



“Inilah bentuk aspirasi rakyat dalam menyampaikan orasi, kalian yang duduk disini karena suara rakyat, dipilih oleh rakyat seharusnya mereka mendengarkan suara rakyat, mereka yang berdiri disana sekarang kelihatan budek,” kata Habibi saat berorasi di depan gedung DPRD Lampung. 

Ia menegaskan, seharusnya anggota DPR mendengarkan suara rakyat dalam menyusun undang undang karena UU tersebut tidak melindungi hak rakyat. 

“Seharusnya UU Omnibus Law Cipta Kerja lebih dulu di kaji, jangan seenaknya mengesahkan UU tersebut, kalian di gaji puluhan juta dari rakyat bukan untuk  menyengsarakan rakyat,” ucapnya.

Lanjut Habibi, dalam UU yang telah disahkan, menurutnya tidak ada perlindungan rakyat dalam UU tersebut. 

“Namanya saja itu UU cipta kerja, tapi isi dari UU tersebut semua hanya tentang perizinan,” pungkasnya. (ded/mlo)



Pos terkait