Aksi Pocil Meriahkan Upacara HUT Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Lampung Barat ke 28 dimeriahkan aksi baris berbaris pasukan polisi cilik (Pocil) binaan Polres Lambar. Mereka berhasil memukau Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Hi. Parosil Mabsus serta undangan di panggung kehormatan dengan disaksikan para peserta upacara di Stadion Skala Bekhak di Kawasan Sekuting Terpadu (KST) Pekon Wates, Kecamatan Balikbukit Selasa (24/9).

Penampilan para pocil yang baru saja meraih dua piala yakni Juara II dalam kategori kekompakan terbaik dan Juara III komandan terbaik atas nama Ariel Andrian dari sekolah MIN 2 Lampung Barat pada ajang lomba tingkat provinsi itu mendapat respon antusias dan sambutan yang meriah usai menampilkan berbagai kreasi gerakan, baris berbaris dan penghormatan.

Bacaan Lainnya



“Alhamdulillah anak-anak berhasil tampil baik. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan cinta polisi sejak dini dengan kita ajarkan baris berbaris, disiplin dan percaya diri sehingga nantinya dapat berperan membangun karakter anak bangsa,” ungkap Kasat Lantas Iptu Ipran S.H., menampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi S.Ik.

Menurutnya, adanya program pembinaan dan pelatihan pocil selain untuk mendidik, sikap patuh dan disiplin sejak usia dini juga sebagai sarana untuk menjaring bakat anak sejak dini, sehingga kedepan pihaknya berharap agar semakin banyak anak-anak yang berminat menjadi polisi cilik untuk membentuk genarasi penerus bangsa yang mandiri, tangguh juga disipin serta mendidik anak-anak memiliki keberanian dan bertanggungjawab.

“Kita berharap para personel dapat aktif dan semangat, sebab adanya program polisi cilik merupakan kegiatan atau bentuk apresiasi, kepedulian anggota Polri, terhadap pendidikan untuk ikut serta membina karakter pelajar agar disiplin dan mandiri. Karena dalam organisasi Pocil, setiap pelajar akan di berikan wawasan-wawasan,” imbuhnya.

Melalui program ini, kata dia, ini pihaknya bekerjasama dengan masing-masing sekolah untuk melatih dan membina beberapa murid sekolah dasar yang mewakili sekolahnya. Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam organisasi itu yakni peraturan baris berbaris dan 12 gerakan pengaturan lalu lintas.

“Dalam rganisasi itu kita bina anak-anak yang punya kemampuan bersosialisasi ke masyarakat, memiliki kemampuan disiplin dan karakter yang luar biasa. Seperti, awalnya takut menjadi anak yang berani, dari anak tidak disiplin menjadi disiplin, dari anak tidak rajin belajar menjadi rajin belajar,” pungkasnya.(edi/lus/mlo)



Pos terkait