Aktivitas Pasar di Pesbar Masih Normal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Aktivitas pasar tradisional di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) salah satunya Pasar Way Batu Kecamatan Pesisir Tengah yang merupakan pasar milik Pemkab setempat, meski di tengah wabah virus corona (Covid-19) saat ini masih tetap normal dan berjalan seperti biasa.

Kabid Perdagangan, Suparmi, S.Ip, M.M., mendampingi kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat, Herizan, S.E, M.M., mengatakan meski saat ini Pemerintah masih berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, namun untuk lokasi pasar tradisional tidak ada penutupan dan masih tetap berjalan normal.

Bacaan Lainnya



“Tidak ada penutupan di lokasi pasar, terutama pasar milik Pemkab setempat. Karena pasar merupakan salah satu jantung perekonomian dan kebutuhan masyarakat,” katanya, Selasa (7/4) .

Menurutnya, jika semua pasar tradisional ditutup, gelas akan berdampak terhadap masyarakat terutama untuk mencari kebutuhan bahan pokok maupun lainnya. Untuk itu di Pesbar ini semua pasar yang dikelola Pemkab tidak dilakukan penutupan. Meski begitu, pihaknya juga tetap mengimbau masyarakat yang melakukan transaksi jual beli maupun pedagang di pasar agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pasar.

“Kita harap tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, menggunakan masker saat ke pasar dan lainnya, sebagai upaya pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, masih kata dia, Pemkab Pesbar melalui Diskoperindag juga akan mewacanakan untuk penataan semua pasar tradisional terutama pasar tumpah atau pasar pekan yang ada di sejumlah Pekon se Kabupaten setempat. Mengingat saat ini keberadaan pasar tradisional di sejumlah pekon tersebut banyak yang tidak berizin.

Selain itu juga tidak ada penataan terhadap jarak antar pasar tentunya akan berdampak pada daya beli masyarakat. Misalnya di pasar Way Batu, jika di seputaran pasar tersebut muncul pasar dadakan atau pasar pekan, tentu masyarakat yang datang ke pasar Way Batu akan berkurang.

“Karena itu kedepan semua pasar tradisional di Kabupaten ini rencananya akan dilakukan penataan kembali, sehingga transaksi jual beli bisa lebih maksimal,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait