Aleg Waykanan Minta Ruang Fraksi Segera Dibangun

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Anggota DPRD Waykanan yang berasal dari lintas fraksi meminta agar kantor lembaga perwakilan rakyat tersebut segera dapat memiliki ruang fraksi karena sudah sekian lama berdiri hingga saat ini lembaga tertinggi masyarakat tersebut belum juga memiliki ruang fraksi, sementara dari fraksi-fraksi itulah akan timbul ide positif untuk pembantu eksekutif dalam melaksanakan pembangunan.

“Sudah berkali-kali mengusulkan ke badan anggaran, akan tetapi selalu dicoret dan dikatakan akan membangun hal yang berskala prioritas, padahal kami berpikir ruang fraksi sudah seharusnya ada sehingga disaat senggang seperti ini kami dapat melakukan pembahasan secara internal usulan-usulan ataupun inovasi yang akan disampaikan kepada pemerintah, namun usulan kami itu tidak pernah ditanggapi, sehingga saat ini kami hanya dapat berkumpul dan memanfaatkan ruang komisi secara bergantian,” ujar Aziz, aleg Waykanan dari Partai Gerindra.

Bacaan Lainnya



Pernyataan Azis tersebut didukung pula oleh Hi. Hamdani, SE, MM, anggota Fraksi PDIP Perjuangan DPRD Waykanan, yang menyatakan ruang fraksi sebagai salah satu bentuk pengakuan dari keberadaan mereka di DPRD Waykanan.

“Saya rasa semua fraksi yang ada di DPRD Waykanan ini membutuhkan ruang khusus guna melakukan pembahasan pembahasan terkait seluruh tugas pokok dan fungsi kami selaku anggota DPRD akan tetapi hingga kini apabila kami akan melakukan rapat fraksi terpaksa kami meminjam ruang komisi, karena di gedung DPRD Waykanan ini baru ada, ruang komisi, ruang rapat dan ruangan Badan Kehormatan, sementara ruangan fraksi dan ruang legislasi belum juga terealisasi, padahal Kabupaten Waykanan sudah berusia 21 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, dari pengamatan wartawan, disaat para wakil rakyat Waykanan tersebut berkantor akan selalu berkumpul di ruangan komisi dan kalaupun fraksi-fraksi akan menggelar rapat maka akan menggunakan ruangan komisi sehingga anggota Komisi yang tidak tergabung di dalam fraksi tersebut secara otomatis akan pergi keluar ruangan (bergantian *red).

“ini kondisi kami di dewan ini, biar masyarakat tahu,” imbuh kedua anggota dewan tersebut.(wk1/mlo)



Pos terkait