Anggaran Terbatas, Dinsos Lampung Akui Banyak PMKS Berkeliaran

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung meminta penjelasan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung, Aswarodi terkait dengan pemantauan masih banyak nya Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berkeliaran di jalan raya. 

“Ya, saya mau minta penjelasan pak kadis terkait dengan masih banyaknya orang gila berkeliaran terus anak-anak di perempatan masih meminta-minta. Dan kadang-kadang di suatu kabupaten musim-musiman orang gila banyak banget,itu sengaja diturunkan apa bagaimana?” Kata anggota Pansus Budhi Condro Wati merupakan anggota Fraksi  V DPRD Lampung saat rapat di ruang rapat DPRD provinsi Lampung, Rabu (2/6).

Bacaan Lainnya


Aswarodi mengatakan masih banyak Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) berkeliaran tersebut Karena keterbatasan anggaran.

“Banyak  PMKS yang berkeliaran di jalan itu utamanya masalah Anggaran yang terbatas,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan di provinsi Lampung saat hanya hanya bisa menangani sebanyak 1.513 PMKS.

“Dari dalam Panti maupun di luar Panti kita baru bisa menangani sebanyak 1.513 PMKS dibandingkan dengan jumlah PMKS sebanyak 1.081.000,” paparnya.

Lanjutnya, untuk Dinsos Lampung tugas menangani dalam Panti, terkait dengan PMKS di luar Panti itu tugas Dinas Sosial kabupaten/kota.

Ia mengaku sudah menyurati kabupaten/kota terkait ODGJ dan gelandangan untuk dilakukan terapi Kepada mereka.

“Terapi nya adalah Dinsos kabupaten/ kota berkoordinasi dengan Pol PP dan kepolisian Kemudian melakukan razia, setelah razia yang mengalami gangguan jiwa di rujuk ke rumah sakit jiwa (RSJ) dan dilakukan terapi.Kami Dinsos Provinsi menampung rujukan-rujukan yang akan melakukan rehabilitasi,” katanya.

Ia juga mengatakan Provinsi Lampung memiliki 7 Panti untuk menampung  PMKS yaitu Panti Manula Trisnoweda di Natar, Lampung Selatan, Panti Disabilitas beralamat di Rajabasa Bandarlampung, Panti Budi Asih di Urip Sumoharjo Bandarlampung.

“Keempat panti guna di lempasing, Insan Berguna di Lempasing, keenam PSBR yang ada di panglima Polim dan terakhir Harapan Bangsa di Kalianda Lampung Selatan,” tutupnya. (ded/mlo)




Pos terkait