Anggota DPRD Lambar Kunjungi Bayi Penderita Hidrosefalus

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepedulian terhadap kondisi kesehatan Ananda Tangguh Prakoso bayi laki-laki berusia 27 hari, warga Pahayujaya, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), anak kedua pasangan suami istri (pasutri) Sumaryono dan Unik Ulandari, yang mengidap Hidrosefalus sejak dalam kandungan terus mengalir. 

Kali ini perhatian dari Anggota DPRD Lambar Fraksi PDI Perjuangan Tri Budi Wahyuni, yang mengunjungi Ananda yang saat ini dirawat oleh sang nenek yang ditinggal sang bunda di Pulau Jawa karena mengalami depresi.

Bacaan Lainnya



Dalam kunjungannya tersebut, Tri Budi menyebutkan sangat prihatin terhadap kondisi yang dialami tambah tidak adanya ibu yang semestinya memberikan ASI kepadanya yang masih berusia puluhan hari tersebut.

“Saya merasa terpanggil setelah mendapat kiriman foto Ananda Tanggu Prakoso serta keadaannya yang dirawat oleh neneknya,” ungkapnya.

Tri Budi Wahyuni mengajak semua pihak untuk mendoakan Ananda agar dapat melewati penyakit yang saat ini dideritanya tersebut.

“Selain upaya pengobatan yang saat ini masih diusahakan pihak medis yakni Puskesmas Pagardewa, panjatan Doa dan bantuan dari kita semua diharapkan Ananda dalam melawan penyakitnya tersebut,” sebutnya.

Sebelumnya perhatian juga datang dari Camat M.Yones, S.S.T,P, M.H., bersama Kepala Puskesmas Mediansah, S.K.M., Kapolsek Sekincau AKP Sukimanto, S.Sos, M.M., bersama jajaran masing-masing dan juga komunitas pagardewa sehat 

Dengan menyerahkan bantuan paket sembako, seperti  susu formula bayi Dan uang tunai untuk membantu meringankan kondisi ekonomi keluarga yang hidup dengan keterbatasan.   

Dikatakan  Yones, dirinya merasa prihatin atas penyakit Hidrosefalus yang diderita Ananda.

“Semoga Ananda Tangguh Prakoso lekas sembuh dan keluarga diberikan ketabahan,” ungkapnya. 

Dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak termasuk Polsek Sekincau yang telah memberikan donasi kepada Ananda.

“Besar kecilnya bantuan yang disalurkan tentu sangat berarti bagi mereka yang memang membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari kita semua,” sebutnya. 

Dipertegas Kepala Puskesmas Pagardewa Mediansah, penyakit yang diderita Ananda memang sudah diketahui sejak dalam kandungan, dan beberapa hari pasca lahir pernah dilakukan operasi awal oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RUDAM).

Akan tetapi karena kondisi fisiknya masih sangat muda maka untuk operasi lanjutan masih menunggu waktu yang tepat.

“Sementara ini kondisi Ananada sehat selalu dalam pantauan Bidan Desa. Dan karena BPJS masih mandiri maka kami sedang mengupayakan BPJS yang disubsidi Pemkab Lambar,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait