Angkut Ratusan Liter Solar, Kakek Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Medialampung.co.id – Waktu yang seharusnya diisi dengan hal-hal baik sepertinya sering terabaikan bagi kebanyakan orang, tidak terkecuali dengan JSM (60) warga Dusun Tanjungsari Desa Sawojajar Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Dirinya terpaksa berurusan dengan aparat Polres Lampung Utara lantaran kedapatan mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar menggunakan kendaraan pribadi yang telah dimodifikasi dari sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Desa Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara pada Rabu (13/4).

Bacaan Lainnya


Perbuatannya tersebut dapat dijerat melanggar pasal 55 UU No.22/2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana telah diubah dalam UU No.11/2020 tentang cipta kerja dengan ancaman tujuh tahun kurungan.

Saat di konfirmasi kepada Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama SH, yang mewakili Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail, membenarkan telah mengamankan JSM (60) warga Tanjungsari Desa Sawojajar Kecamatan Kotabumi Utara berikut barang bukti, Kamis (14/4).

“Kasus ini terungkap dari hasil pendalaman pemeriksaan pelaku sebelumnya, modus operandi (M.O) yang dilakukan juga hampir sama, terduga JSM melakukan pengisian BBM ke dalam tangki kendaraan yang sudah di modifikasi minibus Isuzu panther BE 1350 KT berulang-ulang hingga tangki berisi penuh, setelah itu BBM dituangkan ke dalam jerigen yang juga sudah dipersiapkan, untuk selanjutnya akan dijual,” sambung Eko.

“Kini tersangka ASM sudah berada di Mapolres Lampura dan tengah dilakukan pemeriksaan, berikut disita barang bukti berupa 1 (Satu) Unit kendaraan jenis Minibus merk Isuzu Panther No. Pol BE 1350 KT, 1 (Satu) buah tangki modifikasi yang berisi BBM Jenis Solar sebanyak 105 ltr (Seratus lima liter), 1 buah Jerigen kosong, Uang Tunai sebesar Rp 3.500.000 (Tiga juta lima ratus ribu rupiah),” pungkasnya.(adk/ozy/mlo)


Pos terkait