Antisipasi Paham Radikalisme, Polres Lamteng Pendekatan Persuasif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Polres Lampung Tengah terus berupaya mengantisipasi berkembangnya pengaruh paham intoleransi yang dapat mengarah kepada faham maupun tindakan radikalisme. Upaya yang dilakukan dengan melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat.

Kanit Intelkam Kamneg Polres Lamteng Ipda Jufriyanto mewakili Kasat Intelkam Polres Lamteng AKP Edi Kurniawan dan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menyatakan Polres Lamteng dan jajaran selalu melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat dengan melibatkan kepala kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan  masyarakat. “Ini upaya kita untuk menanggulangi penyebaran paham intoleransi yang mengarah ke paham radikalisme,” katanya.

Bacaan Lainnya


Jufriyanto melanjutkan, Polres Lamteng juga telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait antisipasi terjadinya konflik di tengah masyarakat. “Koordinasi selalu kita lakukan antisipasi konflik di tengah masyarakat yang dapat mengarah adanya intoleransi antar umat beragama dengan kehadiran suatu aliran atau paham radikalisme yang masih dirasa awam oleh masyarakat. Apalagi Lamteng ini jumlah penduduknya padat dan wilayahnya luas. Masyarakatnya juga heterogen. Sangat dimungkinkan dapat disusupi suatu paham atau aliran radikal yang pastinya akan bertentangan dengan nilai nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan pihak Polres Lampung, kata Jufriyanto, dalam bentuk pendekatan persuasif. “Kita lakukan upaya pendekatan persuasif guna mencegah berkembangnya paham radikal dan memutus mata rantai penyebaran faham atau aliran radikal. Apalagi yang diketahui sampai dengan saat ini sudah menyebar di tengah masyarakat hingga tingkat kampung. Kita memberikan pemahaman kepada warga yang terindikasi menganut suatu paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan norma sosial kemasyarakatan umumnya. Kita harapkan penyebaran paham radikal di tengah masyarakat dapat terdeteksi dan diantisipasi sedini mungkin,” ungkapnya. (sya/mlo)




Pos terkait