Antisipasi Penyebaran Covid-19, BPBD dan Kecamatan Silih Berganti Semprot Disinfektan di Srengsem

  • Whatsapp
Amri, Lurah Srengsem

Medialampung.co.id – Kecamatan Panjang yang sempat menjadi Zona Merah peredaran Covid-19, membuat pemerintah setempat intensif melakukan pencegahan, salah satunya dengan penyemprotan Disinfektan.

Diungkapkan Lurah Srengsem Amri, hari ini (13/8) Personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPNX) Kota Bandarlampung turun melakukan penyemprotan di 23 RT yang ada di Kelurahannya.

Bacaan Lainnya



“Tadi baru selesai penyemprotan, ada satu mobil semprot dan 10 personil yang membawa tangki semprotan,” ucapnya kepada Medialampung.co.id saat ditemui di ruangannya, Kamis (13/8).

Dimana, BPBD rutin melakukan penyemprotan diwilayahnya dua kali dalam seminggu, sisanya dari Kecamatan.

“Ya kalau kecamatan alat dan disinfektan dari kecamatam, yang nyemprot dari RT dan Linmas. Kita punya 32 Linmas,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyebarkan puluhan masker untuk warga Srengam.

“Ya terakhir masker dari Dinkes ada 7.300. Setiap rumah kita kasih, misal dirumah ada 10 orang kita kasih 10 masker,” terangnya.

Selain itu, Puskeskel di Kelurahan Srengsem rutin turun kebawah melakukan pengecekan suhu kepad masyarakat.

“Kita dipinjamin alat thermo gun. Nah petugas puskeskel cek suhu warga, sehari dua Rt yang dicek,” ungkapnya.

Menurut Amri, di kelurahannya nihil Positif Covid- 19.

“Alhamdulilah kalau di sini nihil yang positif. Kita pun giat melakukan pemntauan keluar masuknya masyarakat serta pengumpulan masa,” tuturnya. (pip/mlo)



Pos terkait