Antisipasi Rabies, Disbunnak Vaksin Ratusan HPR

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) melakukan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) gratis yang di pusatkan di Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau (10/9).

Kegiatan itupun disambut warga dengan antusias terutama bagi mereka yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Setidaknya, sekitar 150 berbagai jenis hewan peliharaan telah mendapatkan vaksinasi yang juga dibantu oleh Puskesmas Hewan (Puskeswan) Kecamatan Batuketulis.

Bacaan Lainnya



Kabid Peternakan Al Ma’arif S.Ip., mendampingi kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Ir. Agustanto Basmar., menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi penyebaran penyakit rabies, yang ditularkan oleh hewan peliharaan.

“Agenda rutin ini lebih pada upaya antisipasi untuk mencegah penularan penyakit rabies pada anjing, kucing dan kera, alhamdulilah antusias masyarakat cukup tinggi,” ujar Al Ma’arif

Lanjut dia, pada saat kegiatan vaksinasi, petugas juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Hal itu dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya vaksinasi hewan sehingga kedepan masyarakat dapat memanfaatkan setiap moment tersebut untuk memeriksakan kesehatan hewan peliharaan atau ternaknya.

“Penyakit rabies dapat mematikan apabila gejala-gejalanya diabaikan. Namun penyakit ini juga dapat dengan mudah dicegah dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat. Vaksinasi hewan dan penanganan hewan liar seperti anjing atau kucing yang tepat telah membantu mengurangi tingkat penularan rabies di Lambar,” terangnya.

Selain rutin memvaksin hewan peliharaannya, kata dia, warga juga diimbau untuk mengandangkan HPR-nya, artinya jangan dibiarkan berkeliaran diluar pekarangan rumah. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pengendalian dan pencegahan rabies. Apapun keluhan dari pecinta binatang kami anjurkan untuk datang ke puskeswan atau langsung ke dinas, kami siap melayani,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait