Aparat Todong Peserta Musrenbang RKP 2021 Pekon Pampangan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Seluruh peserta yang hadir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pekon (RKP) Tahun 2021 Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) ditodong dengan alat pengukur suhu tubuh sebelum masuk lokasi acara Lantai Gedung Serba Guna (GSG) yang saat ini sedang masa pembangunan, Selasa (28/7).

Dalam acara itu hadir Camat Sekincau Agus Setiawan, S.E, M.M., dan jajaran, Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Lambar Anton Hilman, S.Si,. Bersama Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Sekincau, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran instansi dan sekolahan terkait di pekon itu, serta seluruh organisasi dan lembaga bersama para tokoh pekon.  

Bacaan Lainnya



Seperti diketahui saat ini pekon-pekon mulai melakukan penyerapan usulan warga dari tingkat pemangku, yang dikemas dalam musrenbang untuk penyusunan RKP 2021. 

Meskipun saat ini pemerintah telah melonggarkan pembatasan interaksi masyarakat dampak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) dengan penerapan new normal, namun bukan berarti anjuran untuk mentaati protokol kesehatan (prokes) dikesampingkan.

Terbukti semua peserta yang masuk lokasi harus melalui pemeriksaan petugas seperti suhu tubuh, penggunaan masker dan larangan berjabat tangan. 

Menariknya lagi pada musrenbang tersebut pihak pekon memberikan kejutan dengan adanya doorprize, kepada peserta yang beruntung disebutkan nomor pesertanya. 

Camat Agus menegaskan, musrenbang merupakan agenda awal pemerintah dalam merealisasikan pembangunan. Sehingga dengan pola itu kedepannya pembangunan yang diperoleh betul-betul atas usulan masyarakat sesuai dengan skala prioritas pembangunan.

“Dengan musrenbang pekon ini, kita bisa mendengarkan langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat terhadap harapan pembangunan,” tegasnya.

Sementara disampaikan Peratin Agung Imam Prasetyo, semua usulan tentunya akan ditampung dan nantinya akan kembali diseleksi usulan apa yang paling mendesak. Seperti yang masuk pengelolan pekon, maupun yang akan diusulkan dengan pemerintah seperti melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Lambar Anton Hilman, saat dimintai tanggapannya mengapresiasi peran serta masyarakat dalam acara tersebut.

“Kami kagum banyaknya masyarakat utusan dari semua unsur pekon hadir dalam acara ini. Hal ini membuktikan saat ini peran serta warga semakin baik terhadap perhatian kemajuan pekon,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait