APBD Lambar Tahun 2021 Terserap Rp1,025 Triliun

Kabag Administrasi Pembangunan Sekdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H

Medialampung.co.id – Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Lambar tahun 2021 hanya terserap Rp1,025 triliun lebih atau 93,42 persen dari total pagu Rp1,097 triliun lebih. 

Hal itu berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring laporan realisasi APBD Kabupaten Lambar melalui Sistem Aplikasi Pelaporan secara Online (SIAP ONLINE) yang penginputannya mulai dilaksanakan 1-10 Januari tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Untuk realisasi penggunaan APBD sampai dengan 30 Desember tahun 2021 sebesar Rp1.025.003.699.827,95 atau 93,42% dari total pagu anggaran Rp1.097.181.392.100,06. Jadi masih tersisa anggaran sebesar Rp72,177 miliar lebih,” ungkap Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H, Selasa (11/1).

Realisasi APBD sebesar Rp1,025 triliun, lanjut Buralinto, terdiri dari belanja pegawai Rp399 miliar lebih dari jumlah pagu APBD Rp430 miliar lebih (92,87 %), belanja barang/jasa Rp282 miliar lebih dari pagu anggaran Rp306 miliar lebih (92,09 %), belanja hibah Rp22,028 miliar dari pagu anggaran Rp23,412 miliar lebih (94,09 %). 

Lalu, untuk belanja bantuan sosial baru terealisasi Rp3,971 miliar lebih dari pagu anggaran Rp4 miliar lebih (96,67%), belanja modal Rp133 miliar lebih dari pagu anggaran Rp147 miliar lebih (90,77%). 

“Selain itu, untuk belanja tidak terduga Rp2,220 miliar lebih dari pagu anggaran Rp4 miliar lebih (55,45%), serta belanja transfer terealisasi Rp181 miliar lebih dari pagu anggaran Rp182 miliar lebih (93,42%),” kata dia.

Masih kata Burlianto, sementara untuk laporan progres fisik dan laporan progres keuangan APBD Kabupaten Lambar yang dihimpun ke dalam laporan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Sistem Aplikasi Pelaporan secara Online (SIAP ONLINE) hingga bulan Desember 2021, yaitu target progres keuangan Rp1,097 triliun lebih namun terealisasi Rp1,025 triliun lebih sedangkan target progres fisik 100 persen namun terealisasi 91,96%. 

“Untuk anggaran ini tersebar di Perangkat Daerah,” ucapnya. (lus/mlo)

Pos terkait