Arinal Sebut Kedepan Lambar Jadi Sentra Bawang Putih

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan menjadikan Kabupaten Lampung Barat, sebagai sentra penghasil bawang putih. Hal tersebut disampaikan Arinal pada saat rapat koordinasi (Rakor) bersama kepala daerah se-provinsi Lampung tahun 2020 di ruang rapat utama di Kantor Gubernur Lampung Rabu (11/3).

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Pemkab Lambar Mazdan mengatakan, terkait wacana menjadikan Lambar sebagai sentra penghasil bawang putih tentunya disambut baik oleh pemerintah daerah dalam hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lambar H. Parosil Mabsus.

Bacaan Lainnya



”Bapak Gubernur menyampaikan kedepan akan menjadikan Lambar sebagai sentra penghasil bawang putih, hal ini tentunya disambut baik oleh pemerintah daerah, karena memang dari tingkat kesuburan lahan juga sangat mendukung untuk menghasilkan bawang putih berkwalitas,” kata Mazdan.

Dijelaskan, tahun anggaran 2020 ini Lambar akan kembali menerima bantuan berupa benih bawang merah, bawang putih dan pisang dari Pemerintah Provinsi Lampung dengan luasan sasaran lahan mencapai 64 hektare (Ha). Bantuan tersebut sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni berupa benih, dengan rincian bawang merah 21 Ha, bawang putih 25 Ha, dan pisang 18 Ha.

 “Tingkat kesuburan tanah yang tinggi di Lambar membuat pertumbuhan dari tanaman bawang merah, bawang putih dan pisang cukup baik. Bahkan dari satu kilogram benih bawang merah yang ditanam hasil produksinya mencapai 12 kilogram, dan dari bentuk juga cukup besar dibandingkan dengan bawang merah dari daerah lain,” bebernya.

Melalui program tersebut maka diharapkan petani akan maju dengan menjadikan komuditas tersebut sebagai salah satu jenis komoditas yang dikembangkan mengingat komoditas tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

“Petani kita juga bisa memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan yang tidak terpakai untuk menanam komoditas bawang merah dan bawang putih serta pisang, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan selain komoditas utama yang ditanam,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait