Aset Lahan Segitiga Simpang Siging Dipertanyakan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) minta pihak eksekutif dalam hal ini Pemkab Pesbar segera menginventarisir seluruh aset-aset milik Pemkab setempat. Sehingga semua aset daerah jelas keberadaan dan kepemilikannya. Pasalnya, hingga kini dinilai masih banyak aset daerah yang belum diinventarisir kejelasannya.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Fraksi Demokrat Hi.Khairil Iswan, saat interupsi disela kegiatan rapat paripurna jawaban Pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) usul Kepala Daerah, di ruang rapat gedung DPRD setempat yang dihadiri seluruh pejabat dilingkungan Pemkab Pesbar dan unsur Forkopimda, Senin (7/6). 

Bacaan Lainnya


Bahkan, menurut Khairil Iswan, hingga kini masih banyak ditemukan aset-aset pemerintah yang diketahui milik Pemkab Pesbar, tapi sayangnya dibiarkan terbengkalai seperti tak bertuan.

“Saya mempertanyakan keberadaan dan kejelasan aset daerah seperti ini. Kalau semuanya sudah jelas keberadaan dan kepemilikannya agar segera  dimasukan kedalam arsip daerah,” kata dia.

Dicontohkannya, seperti beberapa aset yang diketahui milik Pemkab Pesbar di Kecamatan Ngaras, salah satunya bangunan perumahan dokter di wilayah kantor Kecamatan itu,tapi kini sudah terbengkalai, begitu juga dengan bangunan Pustu di Kecamatan Ngaras pun tidak ada kejelasan. Serta lokasi aset daerah di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Bangkunat kini banyak digarap oleh masyarakat, serta beberapa aset lainnya yang harus segera diinventarisasi.

“Bahkan, yang menjadi pertanyaan kami juga yakni terkait dengan rencana pembangunan taman oleh Pemkab Pesbar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di lahan segitiga simpang siging Kecamatan Ngaras, itu belum diketahui kejelasannya apakah merupakan aset daerah atau bukan,” jelasnya.

Karena, kata dia, lahan segitiga di Simpang Siging Kecamatan Ngaras itu kini sudah dibangun SPBU Mini. Sehingga hal itu menjadi pertanyaan DPRD Pesbar, dan Pemkab Pesbar melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus segera menginventarisir seluruh aset daerah, dan harus dibahas bersama agar keberadaan aset daerah itu benar-benar jelas.

“Kita minta semua aset daerah diinventarisir, jangan sampai ini menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pesbar, Nazrul Arif, dalam kesempatan itu juga minta agar Pemkab Pesbar untuk segera mencermati dan menindaklanjuti keberadaan aset daerah yang ada di Kabupaten setempat.

“Kita minta Pemkab segera menindaklanjuti hal itu, karena saat ini masih banyak aset yang belum tercatat,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Pesbar A.Zulqoini Syarif, mengatakan mengenai aset daerah, salah satunya yang ada di lokasi lahan segitiga simpang siging di Kecamatan Ngaras yang direncanakan akan dibangun taman itu, pihaknya minta agar OPD terkait untuk mendata ulang dan memastikan aset Pemkab tersebut.

“Kita segera memanggil OPD terkait untuk memastikan aset Pemkab yang ada di bangun taman di kecamatan Ngaras itu, dan nanti juga akan minta OPD terkait benar-benar menginventarisir semua aset daerah,” jelasnya.

Sekretaris Dinas PUPR Pesbar, Imam Habibudin, S. Hut., dalam kesempatan itu membenarkan jika ada rencana kegiatan pembuatan taman yang ada di lahan segitiga Simpang Siging Kecamatan Ngaras itu ditahun anggaran 2021.

“Untuk program kegiatan pembuatan taman itu memang rencananya akan dibangun tahun ini, tapi kita belum menerima terkait pemantapan lahan itu,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait