Aset Pemkab Pesbar Senilai Rp7,6 Miliar Lebih Mangkrak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat berkapasitas 75 kWp di Pekon Bumi Ratu Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) senilai Rp7.611.192.412,- yang diketahui merupakan aset milik Pemkab setempat kini mangkrak dan tidak lagi difungsikan.

Peratin Pekon Bumi Ratu, Zaini Firdaus, mengatakan satu unit bangunan PLTS terpusat di Pekon Bumi Ratu itu telah menjadi aset Pemkab Pesbar. Aset tersebut merupakan hibah dari Satuan Kerja Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi PLTS pengadaan tahun 2013 lalu.

Bacaan Lainnya


“Penyerahan aset itu berdasarkan berita acara serah terima aset barang milik Negara kepada Pemkab Pesbar pada 2016 lalu,” katanya.

Dijelaskannya, kini kondisi PLTS itu sudah tidak difungsikan lagi oleh Pemkab Pesbar, terlebih di Pekon Bumi Ratu  sudah ada jaringan listrik PLN yang masuk ke Pekon. Sehingga kondisi PLTS itu tidak lagi berfungsi, bahkan diperkirakan terdapat beberapa peralatan yang hilang karena tidak terawat.

“Bahkan, hingga kini kondisi kabel utama listrik PLTS untuk jaringan listrik ke rumah-rumah warga sebelumnya sudah banyak yang hilang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, kabel jaringan PLTS di pinggir jalan lingkar Pekon itu  sudah banyak yang berserakan hingga ke tanah dan mengganggu masyarakat setempat. Untuk itu, pihaknya berharap kepada Pemkab Pesbar segera melakukan peninjauan aset milik Pemkab itu, karena dikhawatirkan aset itu banyak yang kembali hilang.

“Masyarakat Pekon ini berharap agar aset PLTS itu bisa difungsikan dan dimanfaatkan kembali, setidaknya digunakan untuk lampu penerangan jalan ataupun lainnya,” katanya.

Mengingat, kata dia, aset PLTS yang telah diserahkan kepada Pemkab Pesbar itu dengan nilai yang cukup besar. Sebelumnya, PLTS tersebut memang sempat difungsikan untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 300 rumah lebih yang ada di Pekon setempat. Namun, sempat terkendala dan tidak lagi terawat dengan baik.

“Terlebih jaringan listrik PLN kini sudah masuk ke Pekon. Sehingga PLTS yang ada itu sudah tidak dimanfaatkan, meski begitu kita berharap bisa diperbaiki dan bisa difungsikan lagi,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait