Atasi Banjir, DPUPR Bakal Bangun Embung

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialmapung.co.id – Dalam rangka upaya mengatasi terjadinya banjir yang menggenang di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lambar khususnya di Jalur Dua Seblat Kecamatan Sukau. Pemkab Lambar dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) berencana akan membangun embung pada tahun 2021.

“Salah satu upaya untuk mengatasi banjir, kita akan membangun embung untuk penampungan air pada titik titik tertentu seperti halnya di jalur dua Seblat. Pembangunan embung ini merupakan solusi dari kita,” kata Kepala DPUPR Lambar Ir. Sudarto, M.M di Ruang Kerjanya, Kamis (13/8) 

Bacaan Lainnya



Terkait anya rencana pembangunan embung tersebut, kata Sudarto, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Dinas Perkebunan (Disbun) dan DPUPR Provinsi Lampung karena pemerintah daerah berencana akan membangun embung di lahan percontohan perkebunan milik Disbun Provinsi.

“Rencana kita jika diizinkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Lampung maka kita akan pinjam pakai lahan percontohan perkebunan untuk lokasi pembangunan embung dan nanti kalau anggarannya cukup kedepan juga akan dibuat taman,” kata dia.

Lanjut dia, Disbun Provinsi telah merespon, bahkan  telah turun kelapangan bersama DPUPR Lambar untuk melakukan pengecekan lokasi.

“Mereka (Disbun Provinsi) sudah turun beberapa waktu lalu dan mereka meminta Pemkab Lambar untuk membuat gambar desain pembangunan embung berikut luas lahan yang dibutuhkan serta daya tampung air, dan saat ini gambar desainnya sedang kita siapkan,” akunya

Lebih jauh Sudarto menjelaskan, untuk arah dari Pekon Sukarame Kecamatan Balikbukit juga akan dibahas bersama pihak kecamatan dan pekon dan kedepan jika diizinkan maka sepanjang rawa yang ada di pekon setempat akan digunakan untuk lokasi saluran pembuangan air.  

Masih kata dia, untuk rencana kedepan, untuk mengatasi banjir maka dari Taman Kota Hamtebiu juga akan dibangun drainase agar air pembuangan masuk kedalam siring melintas di depan Masjid Al-Mansur kemudian dibuang ke saluran sungai Way Robok di Seranggas.

“Rencana ini ini sudah kita masukkan dalam rencana kerja  tahun 2021 sedangkan untuk titik-titik banjir lainnya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran, seperti halnya di depan Bank Utomo dan seputaran lingkungan pemkab dan perempatan Aktuil ini akan dibahas bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait