Ayah Bejat Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil 4 Bulan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Seorang ayah semestinya menjaga dan membesarkan serta memberikan ilmu agama bagi anak anaknya, akan tetapi yang dilakukan oleh AU (46), di Dusun VII Sinar Banten Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan justru sebaliknya, ia tega menggerayangi anak kandungnya sendiri hingga hamil 4 bulan.

Miris memang, AU (46), diketahui adalah orang tua kandung korban (MR), yang beralamat di Dusun VII Sinar Banten Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan, justru menggauli MR (16), yang saat ini masih duduk dikelas II salah satu SMA di Waykanan, 

Bacaan Lainnya

Kapolsek Gunung Labuhan AKP Jauhari membenarkan informasi tersebut dan bahkan menurut Jauhari pihaknya sudah menangkap ayah bejat tersebut, dan sudah melimpahkan kasusnya ke Polres Waykanan, untuk ditangani lebih lanjut di unit PPA Polres Waykanan.

“Tersangka sebenarnya telah kami tangkap pada hari minggu tepatnya tanggal 14 Februari 2021 sekira Pukul 21.00 WIB, Setelah kami mendapatkan Laporan dari pihak korban dan informasi dari PJ Kepala Kampung Bengkulu Junaidi Idris SE, setelah memeriksa saksi-saksi, Anggota Polsek Gunung Labuhan yang dipimpin Aipda Priyanto langsung menuju TKP untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Karena pelaku sendiri sudah diamankan oleh warga dan langsung di gelandang ke Polsek Gunung Labuhan, dan sekarang Pelaku sudah dilimpahkan di Unit PPA Polres Waykanan,” ungkapnya.

Lebih jauh AKP Jauhari melalui Kanitresnya Aipda Priyanto menjelaskan kronologis kejadian yang merusak masa depan Mr tersebut, secara Gamblang, bahwa kelakuan bejat sang Ayah Kandung itu terungkap pada hari Minggu tgl 14 Februari 2021 sekira pukul 21.00 WIB, saat itu korban sedang bekerja di salah satu Rumah Makan di daerah Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara, korban merasa kepala pusing, lemas, dan perut merasa sakit seperti kembung, kemudian korban meminta tolong temannya IC untuk memeriksa keadaannya ke salah satu bidan di daerah Bukit Kemuning, betapa terkejutnya setelah diperiksa oleh bidan ternyata korban bukanlah sakit biasa melainkan sedang hamil 16 Minggu (4 bulan).

Atas perihal itu, korban langsung menelpon kakak perempuannya yang bernama FT meminta untuk menjemputnya di tempat korban bekerja, setelah dijemput kemudian korban bersama dengan FT pulang ke Dusun II Semeter kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan.

Sesampainya di rumah, FT bertanya kepada korban, untuk mengetahui siapa yang telah melakukan perbuatan itu sampai Korban hamil dan kemudian dijawab korban bahwa yang menyetubuhinya adalah Bapak Korban sendiri. Korban menceritakan kejadian tersebut dilakukan sejak bulan Juni-November 2020.

Waktu dan tempat kejadiannya sekitar bulan Juni 2020 di lakukan di rumah Pelaku di Kampung Bengkulu kecamatan Gunung Labuhan, dan berlanjut sampai bulan November 2020 tempatnya bergantian antara rumah pelaku dan Bibi Korban yang bernama ZML di Kampung Bengklulu Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan.

Perbuatan bejat pelaku ini bisa di jerat dengan UU No.35/2014 tentang perubahan atas UU No.23/2002 tentang perlindungan Anak.(wk1/mlo)




Pos terkait