Bahas Pertanian Lada, Gubernur Arinal Kunker ke Lamtim

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sejak dulu Kabupaten Lampung Timur dikenal sebagai penghasil lada di Provinsi Lampung. Bahkan, sejak tahun 1.511 lada dari Lampung telah masuk daratan eropa dan di kenal sebagai Lampung Black Pepper (lada hitam dari lampung). 

Namun, kini kejayaan lada dari Lamtim mulai surut. Itu menyusul, rendahnya harga jual lada yang kini hanya mencapai Rp39 ribu/kg. Padahal, sebelumnya harga lada mencapai Rp100 ribu/kg.

Bacaan Lainnya


Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Gubernur Lampung Arinal Junaidi saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sukadana Baru Kecamatan Margatiga Lamtim, Rabu (18/11).

Arinal Djunaidi mengatakan, tujuan kedatangannya ke Lampung Timur untuk memperbaiki kualitas petani lada.

Menurutnya, penyebab harga lada turun antara lain, kualitas hasil panen yang kurang baik. Kemudian, selama ini petani terpaksa menjual lada kepada para tengkulak.

“Kedepan kualitas hasil panen harus ditingkatkan dan para petani harus bertemu langsung dengan distributornya langsung agar harga meningkat,” jelas Arinal didampingi Pjs. Bupati Lamtim Fredy SM dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Edi Yanto.

Dilanjutkan, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sedang berupaya memperbaiki sistem penjualan lada di Lampung agar petaninya semakin berjaya.

“Saya akan mengajak tim ahli  turun ke Lampung Timur untuk memperbaiki kualitas lada,” lanjut Arinal.

Kesempatan yang sama Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Edi Yanto mengatakan, banyak permasalahan yang dihadapi para petani lada Di kabupaten Lampung Timur terutama Desa Sukadana Baru.

“Kedepan melalui berbagai upaya yang akan dilaksanakan Pemprov Lampung diharapkan kesejahteraan petani lada Lamtim meningkat,” harap Edi Yanto. (wid/mlo)



Pos terkait