Bak Kubangan Kerbau, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Provinsi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Pekon Bandarbaru, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat terpaksa turun memperbaiki jalan setempat. Mereka secara swadaya memperbaiki dengan menimbun jalan rusak yang nampak seperti kubangan kerbau, Kamis (20/2).

“Gotong royong ini sebenarnya ungkapan kekesalan warga terhadap pemerintah karena sudah lama jalan rusak, bahkan makin parah dan belum juga diperbaiki,” ungkap Hendra salah satu warga.

Bacaan Lainnya



Masyarakat prihatin dengan korban lakalantas terutama pengendara motor saat melintasi jalan berlubang.

“Kami sengaja mengajak masyarakat setempat bergotong royong menambal jalan yang rusak parah dengan menimbun dengan pasir gunung, karena kerusakan jalan berpotensi terjadi lakalantas,” imbuhnya.

Ia menjelaskan kerusakan jalan ini bukan baru saja terjadi karena musim hujan tahun ini,  melainkan kerusakan jalan provinsi ini sudah terjadi sejak lama sehinga pihaknya berharap jalan lingkar ini segera mendapat perhatian dari pemerintah provinsi (Pemprov).

”Makin lama kerusakannya makin parah. Apalagi saat musim hujan seperti saat ini,” imbuhnya.

Sementara, Peratin Bandarbaru Nadirsyah mengapresiasi inisiatif warga yang tanggap terhadap kepentingan umum, hal itu menandakan bahwa semangat gotong royong masih tertanam pada masyarakat Pekon Bandarbaru.

“Patut kita apresiasi, meskipun penanganan menjadi kewenangan provinsi, namun mereka menyadari bahwa itu tugas bersama, sehingga tanpa menunggu penanganan dari instansi terkait mereka sudah bergerak melakukan perbaikan,” kata dia.

Sehingga, ia berharap agar  hal tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah agar lebih tanggap terhadap kepentingan masyarakat, terlebih kerusakan jalan di dua titik wilayahnya tersebut sangat menghambat kerlancaran arus lalu lintas baik sepeda motor maupun kendaraa roda empat.

“Kerusakan jalan ini sudah berlangsung sekitar satu tahun terakhir, kondisi sangat menggangu kelancaran arus lalulintas, selain kerusakan melanda selurh bahu jalan, kedalaman  lubang juga sangat membahayakan pengguna jalan terutama sepeda motor,” pungkas dia.(edi/lus/mlo)



Pos terkait