Balapan Liar di Jalur Menuju Bandara MTK Resahkan Pengguna jalan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.idSatuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), kembali akan menertibkan dan melakukan patroli rutin terkait masih adanya aksi balapan liar kendaraan roda dua (R2) yang dilakukan oleh para remaja di sepanjang jalan jalur dua menuju Bandara Muhammad Taufik Kiemas (MTK) pada sore dan malam hari.

Kabid Trantibum, Tri Heri Purwanto, S.H., mendampingi kepala Satpol PP-Damkar setempat, Drs. Benkeda, mengaku telah mendapat informasi bahwa di jalan jalur dua menuju Bandara MTK itu kembali dijadikan lokasi para remaja atau anak baru gede (ABG) untuk aksi balapan liar.

Bacaan Lainnya



“Meski sering ditertibkan, namun kini masih tetap banyak remaja yang melakukan balapan sepeda motor disitu. Kondisi itu jelas meresahkan masyarakat dan pengguna jalan,” katanya.

Dijelaskannya, saat dilakukan penertiban sebelumnya banyak remaja yang kabur, sedangkan yang terjaring saat itu hanya diberikan teguran untuk tidak melakukan aksi balapan lagi dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun masih saja banyak remaja yang bandel. Terlebih saat sore dan malam hari lokasi sepanjang jalur dua bandara itu kerap dijadikan tempat nongkrong para ABG.

“Biasanya di jalan jalur dua bandara itu mulai ramai para remaja atau ABG yang nongkrong sekitar pukul 17.00 Wib hingga malam hari. Saat itulah banyak remaja yang menggunakan kendaraan sepeda motornya kebut-kebutan hingga balapan liar,” jelasnya.

Masih kata dia, pasca dilakukan penertiban waktu itu juga disepanjang jalur dua bandara sempat sepi. Namun kini para remaja kembali lagi meresahkan masyarakat dengan melakukan aksi balapan itu. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan patroli bersama terutama penertiban adanya aksi balapan liar di jalur bandara itu.

Untuk itu, kata dia, pihaknya juga mengimbau kepada para orangtua yang memiliki anak remaja terutama yang mengunakan kendaraan sepeda motor agar tidak melakukan aksi balapan liar maupun kebut-kebutan diruas jalan jalur dua bandara tersebut.

“Karena cukup membahayakan keselamatan remaja itu sendiri dan pengguna jalan yang melintas,” ujarnya.

Ditambahkannya, Satpol PP-Damkar hingga kini masih terus rutin melakukan patroli dan razia siswa sekolah yang membolos saat jam belajar. Terutama dengan menyisiri lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul pada siswa bolos sekolah seperti di wilayah pantai yang ada di Kecamatan Pesisir Tengah maupun Krui Selatan maupun lokasi lainnya.

“Siswa sekolah yang tertangkap saat razia Satpol PP-Damkar memang tidak diberikan sanksi, hanya sebatas pembinaan. Namun kita juga membuat surat pernyataan terhadap siswa yang disaksikan oleh wali kelas siswa maupun dewan guru bahkan pihak orangtua siswa,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait