Balitbang Gelar Lomba Inovasi Daerah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka menghadapi perkembangan pembangunan industri, teknologi dan sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi.  Pemkab Lambar melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) menggelar Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kabupaten tahun 2019, Rabu (18/9).

Ada tiga kategori dan materi lomba yaitu ketegori karya tulis yang dipusatkan di Kantor Balitbang, serta untuk kategori inovasi teknologi serta kategori inovasi pangan terkait industri pengolahan pangan pertanian dilaksanakan di Ruang Rapat Pakuwon Bappeda. Lomba inovasi daerah itu dikuti pelajar SMA atau sederajat serta masyarakat umum.

Bacaan Lainnya



Kepala Balitbang Tri Umaryani, S.P, M.Si mengungkapkan, kegiatan lomba inovasi daerah ini dalam rangka meningkatkan inovasi masyarakat, serta memperingati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Lambar ke-28.

“Jadi hari ini merupakan penilaian tahap akhir (final),  para peserta memaparkan karya ilmiah dan naskah inovasinya di hadapan dewan juri,” ujar Tri Umaryani, Rabu (18/9).

Menurut dia,  kegiatan ini bertujuan  meningkatkan inovasi jadi pemerintah daerah ingin menjaring inovasi masyarakat dan dengan adanya inovasi yang diciptakan tersebut nantinya diharapkan akan meningkatkan pendapatan masyarakat. “Lomba inovasi tingkat kabupaten ini baru pertama kali dilaksanakan dan ini bagian dari sosialisasi pemerintah daerah kepada masyarakat,” katanya.

Seraya menambahkan, tujuanya adalah selain mencari inovasi juga untuk meningkatkan daya saing dan mencarikan solusi. Misalnya inovasi bidang pangan tentang produk pengolahan pisang, dimana pisang bisa dibuat keripik dan tepung sedangkan bonggol pisang menjadi bahan makanan pokok. “Inovasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Tri Umaryani

Untuk lomba karya tulis, lanjut dia, adalah untuk mendukung program bupati tentang literasi, dimana mendorong  para siswa untuk menulis  dan memotivasi siswa untuk mengembangkan karya ilmiah. “Kedepan, lomba inovasi daerah ini tidak hanya melibatkan siswa dan masyarakat umum, namun akan melibatkan seluruh OPD karena dituntut dapat melakukan inovasi,” kata dia.

Masih kata Tri, bagi para pemenang, pihaknya telah menyediakan hadiah berupa piagam serta dana pembinaan untuk pemenang juara I, II dan III pada setiap kategori, yaitu untuk juara I  akan mendapatkan  dana pembinaan sebesar Rp3,5 juta, juara II Rp2,5 juta dan juara III sebesar Rp1,5 juta. “Jadi total hadiah untuk dana pembinaan yang kita siapkan untuk para pemenang sebesar Rp22,5 juta termasuk pajak,” pungkas dia.(lus/mlo)



Pos terkait