Balon Kakon Tak Lulus, Ngadu Ke Pansus  DPRD

  • Whatsapp
Pansus pilkakon DPRD mendengar keluhan dari bakal calon kakon yang tidak lolos seleksi sebagai calon kakon, Senin (9/3). Foto rnn/mlo

Medialampung.co.id – Bakal calon kepala Pekon (Desa) yang dinyatakan tidak lolos sebagai calon kepala pekon mengadu ke Panitia khusus (Pansus) Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) serentak, DPRD Tanggamus, Senin (9/3).

Sejumlah bakal calon tersebut diterima oleh Ketua Pansus Pilkakon DPRD, Yoyok Sulistyo, wakil ketua Hasmal Yadi, Sekretaris Iflah Haza dan anggota pansus Buyung Zainuddin, Amrusi Sanusi, H.Nuzul Irsan, Tri Wahyuningsih, Johny Wahyudi, Bunyamin, Hilman, Nursalim Ahyono, Piter Anderson dan Irsi Jaya.

Bacaan Lainnya



Berdasarkan rapat dengar pendapat tersebut, Muh. Yasin bakal calon kakon Sinarbangun Kecamatan Bandar negeri semuong mempertanyakan pengumuman /keputusan yang dikeluarkan oleh Unila yang dinilai tidak etis dan tidak relevan.

Lain lagi dengan yang disampaikan Putra Wali, Balon Kakon Sidomulyo Kecamatan Airnaningan yang mempertanyakan mengenai penarikan uang untuk pemberkasan saat seleksi CAT di Unila. “Saya dan balon kakon lain diminta sejumlah uang tanpa  kuitansi,” ujarnya.

Sementara Ketua Pansus Yoyok Sulistyo mengatakan bahwa tujuan pertemuan antara Pansus dengan bakal calon kakon untuk  mendengarkan saran,  keluhan dan masukan dari balon kakon yang dinyatakan gugur saat seleksi CAT  dan pemberkasan.

“Keluhan yang disampaikan beragam mulai dari tidak jelasnya mekanisme penilaian, batasan nilai, pemberkasan, dan kriteria-kriteria lainnya yang dinilai tidak adil, sehingga dinilai merugikan  pihak-pihak yang gagal dalam seleksi calon kepala pekon, “ujar Yoyok.

Masih kata Yoyok bahwa agar permasalahan ini menjadi terang maka Pansus Pilkakon bakal mengundang bagian Tapem dan Bagian Hukum untuk membahas persoalan yang disampaikan para balon kakon yang gagal maju.

” Kami akan mengundang Tapem, undangan sudah disampaikan, mereka (Tapem) sedang menyiapkan berkas yang mau dibawa untuk bahan hearing hari ini juga hearing dengan Bagian tapem, “pungkas Yoyok.

Hingga azan Ashar, rapat dengar pendapat Pansus Pilkakon dengan Bagian Tapem masih diskor.” Kita Salat ashar berjamaah dulu, abis itu baru dimulai, “ujar Yoyok menskor rapat. (rnn/ehl/mlo)



Pos terkait