Bambang Sumbogo Pimpin Operasi Yustisi Satgas Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) Bambang Sumbogo, S.E, M.M., memimpin langsung operasi yustisi penerapan protokol kesehatan dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan wabah Covid-19, yang dilaksanakan di Pasar Waybatu, Tugu Tuhuk dan Pasar Pagi, Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (2/4).

Dalam kegiatan tersebut turut serta Sekkab Pesbar, Ir. N. Lingga Kusuma, M.P., Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Muhidin, Danramil Pesisir Tengah Kapten. Arm., Sahabudin., dan Satgas Covid-19 Kabupaten Pesbar.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Bambang Sumbogo menyampaikan bahwa operasi yustisi tersebut sebagai salah satu langkah dan upaya Pemkab Pesbar dalam mensosialisasikan pencegahan penularan Covid-19 secara langsung ke masyarakat.

“Operasi yustisi yang kita laksanakan untuk mensosialisasikan ke masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penularan wabah Covid-19 yang masih terjadi hingga sekarang ini,” kata dia.

Dijelaskannya, dalam melaksanakan kegiatan tersebut pihaknya telah menekankan kepada anggota Satgas agar lebih mengedepankan sosialisasi ke masyarakat, sehingga tidak dilakukan penindakan.

“Anggota Satgas sudah saya minta agar memberikan sosialisasi dan pemahaman terlebih dahulu kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam menggunakan masker,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut pihaknya membagikan 500 masker kepada masyarakat yang tersebar di tiga titik tersebut, dengan sasaran pengguna jalan, pedagang dan pengunjung pasar.

“Sebanyak 500 itu kita bagi di tiga titik seperti di pasar pagi 200 pcs, Pasar Waybatu 200 pcs dan di tugu tuhuk sebanyak 100 pcs, kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker,” terangnya.

Selain itu, kegiatan serupa harus rutin dilaksanakan, jangan sampai sikap masyarakat terhadap Covid-19 semakin kendor, dan itu sudah mulai terjadi di Kabupaten Pesbar, karena itu perlu ditingkatkan lagi.

“Kegiatan ini harus dilaksanakan secara rutin, karena masyarakat mengharapkan itu, kita harus mempunyai moto lebih baik berbuat daripada tidak sama sekali dan kita harus maksimal dalam menerapkan protokol kesehatan di kabupaten ini,” pungkasnya. (ygi/mlo)




Pos terkait