Banang-TAPD Lakukan Rasionalisasi Anggaran

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Anggaran (Banang) DPRD Kabupaten Lampung Barat (Lambar), bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) secara marathon melakukan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (RAPBD) Lambar tahun anggaran 2020, sejak Selasa (12/11).

Meski pembahasan yang dilaksanakan mulai pagi hingga sore setiap harinya bahkan berjalan alot, hingga kerap saling beradu argument antara Banang dan TAPD hingga sepakat melakukan rasionalisasi anggaran akibat salah satunya berkurangnya Dana Insentif Daerah (DID), namun pembahasan di tingkat Banang berjalan dengan lancar dan  resmi berakhir Jumat (15/11) yang ditutup dengan pembahasan rencana kerja sekretariat Pemkab dan sekretariat DPRD.

Bacaan Lainnya



Dikonfirmasi usai pembahasan, Ketua Banang Edi Novial, S.Kom., mengatakan, untuk mempermudah dan agar pembahasan lebih efektif, maka  pembahasan dilakukan dengan pembagian jadwal bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana pembahasan di tiap OPD dilakukan secara bergantian.

”Kita bagi OPD yang dihadirkan untuk pembahasan, pertimbangannya selain untuk efektifitas dan efisiensi, juga ini berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, jangan sampai ada OPD yang tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat karena pembahasan di DPRD,” ungkap anggota Fraksi PDIP tersebut.

Disinggung soal program yang dihapus atau dicoret dalam pembahasan, Edi Novial menjelaskan, Banang dan TAPD melakukan rasionalisasi anggaran untuk tahun anggaran 2020, sehingga dalam pembahasan tersebut benar-benar mencari program yang masuk dalam skala perioritas utamanya yang masuk dalam RPJMD.

”Misalnya seperti Gedung Budaya, Seragam Gratis, Ambulance Hebat, kemudian masalah Puskesmas Rawat Inap itu yang harus kita perjuangkan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua TAPD Akmal Abdul Nasir, S.H., menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Banang yang telah merampungkan pembahasan dengan tepat waktu dan dilakukan sesuai aturan.

”Kita berterimakasih kepada dewan atas kerjasama. Pembahasan dilakukan dengan  lancar, tetapi tidak  keluar dari rambu aturan yang berlaku,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait