Bandel…!!! Masih Banyak Warga Tidak Pakai Masker

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang terdiri dari aparat TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar), kembali menggelar Operasi Non Yustisi penegakan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, di sekitar Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (3/8).

Plt. Kasatpol PP-Damkar Pesbar, Cahyadi Moeis, mengatakan dalam  operasi Non Yustisi itu juga sekaligus melakukan pemeriksaan tentang penyediaan tempat mencuci tangan di setiap warung dan toko yang ada di Kecamatan Pesisir Tengah, seperti di sekitar Pasar Pagi Kelurahan Pasar Krui serta di wilayah Kelurahan Pasar Kota Krui.

Bacaan Lainnya

“Pelaksanaan operasi Non Yustisi ini berdasarkan peraturan yang berlaku, sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini,” katanya.

Dijelaskannya, kegiatan yang melibatkan tim gabungan itu diikuti tujuh orang personil dari unsur TNI dalam hal ini Koramil 422-03/Pesisir Tengah, enam personel dari Polri yakni Polsek Pesisir Tengah serta 11 orang personil dari Satpol PP-Damkar Pesbar. Sedangkan, untuk penertiban penerapan prokes juga dipusatkan di seputaran Tugu Tuhuk Kecamatan Pesisir Tengah, dengan sasaran pengguna jalan lintas barat (jalinbar) maupun masyarakat.

“Dari hasil operasi Non Yustisi tersebut masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker, artinya masih banyak yang mengabaikan prokes dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Masih kata Cahyadi, selama pelaksanaan operasi Non Yustisi penegakan disiplin dan penegakan hukum Prokes Covid-19 tersebut ditemukan sebanyak 38 warga yang melanggar Prokes, sehingga tim hanya memberikan sanksi hukuman berupa Push Up dan memberikan sosialisasi serta imbauan terkait pentingnya penerapan prokes dalam satunya dengan menggunakan masker saat beraktifitas keluar rumah tersebut. Dalam kegiatan itu juga sekaligus membagikan masker kepada warga secara gratis.

“Masih ditemukan banyaknya warga yang tidak pakai masker itu karena memang kurangnya kesadaran dari masyarakat tentang Prokes tersebut. Untuk itu kita berharap kedepan masyarakat benar-benar mematuhi prokes sebagai upaya pencegahan maupun memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)


Pos terkait