Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan, Gubernur dan Rektor UGM Tandatangani MoU

  • Whatsapp
Gubernur Lampung Ir. Hi. Arinal Djunaidi dan Rektor Universitas Gajah Mada Panut Mulyono menandatangani perjanjian kerjasama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (Foto MLO)

Medialampung.co.id  – Gubernur Lampung Ir. H Arinal Djunaidi dan Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Panut Mulyono menandatangani perjanjian kerjasama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta bidang lainnya, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Sabtu (14/3) malam.

Dalam acara itu juga dihelat Gala Dinner bersama antara Gubernur dengan jajaran UGM dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Bacaan Lainnya



Menurut Arinal, salah satu upaya membangun Lampung adalah melalui ekonomi kerakyatan. “Ekonomi kerakyatan di Lampung harus bangkit,” katanya.

Ke depan, kata Arinal, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berupaya untuk meningkatkan laju perekonomian daerah antara lain dengan mewujudkan Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian di Indonesia.

“Dengan kerjasama UGM dan Perguruan Tinggi lainnya di Provinsi Lampung, saya ingin kita bersinergi, saya butuh bimbingan dari para Perguruan Tinggi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak jajaran UGM bersatu dan bersinergi membawa Lampung ke depan menjadi harapan Indonesia.

“Saya berharap dukungan masyarakat khususnya UGM dan Kagama, mari kita untuk terus berdiskusi, kalau perlu kita akan lakukan secara rutin bertemu bersama-sama juga dengan Alumni Perguruan Tinggi lainnya. Ayo kita bersatu bagaimana agar Lampung ini kedepan menjadi harapan Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten/Kota terus berkomitmen mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya yang Aman, Berbudaya, Maju, Berdaya Saing, dan Sejahtera.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono siap mendukung Provinsi Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian di Indonesia.

“Mari kita dukung bersama-sama Lampung sebagai lokomotif pertanian di Indonesia, agar produk-produk pertanian dari Provinsi Lampung ini bisa mensuplai kebutuhan nasional dan bahkan untuk kita ekspor ke mancanegara,” ujar Panut.

Panut berharap para alumni UGM bisa memberikan kontribusi kepada Provinsi Lampung dengan memiliki program-program yang nyata untuk kemajuan Lampung.

“Tidak hanya sekedar pertemuan sesama alumni, tetapi memiliki program-program yang nyata untuk kemajuan Lampung,” katanya. (*/mlo)



Pos terkait