Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Kampung Bratayuda Gelar Wisata Kuliner UMKM

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kampung Bratayuda Kecamatan Umpu Semenguk Waykanan terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi masyarakatnya pasca menurunnya pandemi Covid-19, dan Minggu (14/11), Pemkam Bratayuda menggelar Wisata Kuliner UMKM di Jl. Negeri Agung KM 05. Kampung Bratayudha.

“Di masa seperti ini kita memang harus berpikir keras untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat terpaan Covid-19, dan atas dukungan serta motivasi dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Karang Taruna serta ibu-ibu PKK dan elemen lain yang ada di Kampung Bratayuda, kami sepakat menggelar kegiatan ini, namun dengan tetap mengedepankan Protokoler kesehatan, terutama memakai masker serta berupaya tetap menjaga jarak dan tidak terlalu berkerumun,” ujar Hernawari, SE, Kepala Kampung setempat.

Bacaan Lainnya

Menurut Herna, sebenarnya wisata kuliner di Kampungnya itu sudah dibuka awal agustus lalu, setiap malam minggu, dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, akan tetapi karena kondisi Covid-19, suasana menjadi sepi namun seiring dengan semakin melandainya kasus Covid-19 pengunjung wisata Kuliner di Kampungnya kembali ramai, karena selain menyajikan berbagai jajanan khas hasil produksi rumahan warga setempat dan bahkan luar daerah, juga terdapat wahana permainan anak-anak, bola voli serta senam kebugaran, dan berbagai hasil UMKM setempat seperti tapis dan perhiasan lainnya. 

“Brata Kuliner sangat menjanjikan bagi kami para pedagang, tetapi terus terang kami masih butuh pembinaan dan permodalan, sebab kami yakin kalau saja kami mendapatkan bimbingan dan permodalan dari pemerintah kegiatan ini akan semakin baik dan kalau baik maka perekonomian warga juga akan bangkit kembali, sehingga pemerintah juga dapat menikmatinya,” ujar Said, Salah satu pedagang di Brata Kuliner. 

“Kami minta Pemerintah dapat hadir disini, melihat menginventarisir, kemudian melakukan pembinaan, ini banyak UMKM yang punya potensi untuk maju, namun butuh pelatihan, pengarahan dan bahkan perlu permodalan, kalaupun kita ada modal namun tidak terarah pasti juga akan gagal sehingga kalau sudah diberi modal hendaknya terus mendapatkan pendampingan,” imbuh Said. 

Sayangnya hingga berita ini ditulis Kiki Christianto, SE, MM, Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Waykanan belum dapat dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan Brata Kuliner yang banyak melibatkan home industri dan UMKM tersebut.(sah/mlo)

Pos terkait