Bangun Gedung Madrasah, Akmal Apresiasi Peratin Pekon Hujung 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Camat Belalau Kabupaten Lampung Barat Drs. Akmal Hakim mengapresiasi Peratin Pekon Hujung, Ismet Liza yang telah mengalokasikan dana desa untuk pembangunan ruang kelas belajar (RKB) Madrasah Aliyah (MA) di wilayahnya.

“Ini contoh yang bagus, dari anggaran desa bisa membangun sarana pendidikan khususnya madrasah. Artinya sangat peduli akan pentingnya akses pendidikan,” ungkap Akmal usai meninjau proses pembangunan RKB MA tersebut, Selasa (28/9).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan program pendidikan di Kabupaten Lambar merupakan skala prioritas, sejalan dengan implementasi dari Pitu Program dan Tiga komitmen Pemkab Lambar yang salah satunya mewujudkan pendidikan merata (PM).

“Pendidikan di Lambar ini merupakan skala prioritas, kami sangat menyambut baik dengan dibangunnya gedung madrasah ini, ini bisa ditiru oleh pekon-pekon yang lainnya supaya bisa memberikan kenyamanan untuk mengakses sarana dan prasarana pendidikan,” pesannya.

Akmal menambahkan bahwa meskipun pendidikan madrasah negeri dan swasta berada di bawah naungan Kementerian Agama, namun adanya pemerintah pekon tetap memberikan perhatian khusus sehingga hal itu yang patut diapresiasi.

“Selain sarana gedung, kita juga berpesan agar fasilitas pendukung seperti meubelair dilengkapi, dan ternyata itu sudah dianggarkan juga sehingga kita sangat mengapresiasi, artinya pemerintah pekon sangat peduli untuk kemajuan pendidikan di wilayah ini,” imbuhnya.

Sementara, Peratin Hujung Ismet Liza, S.H, mengatakan setiap pekon memiliki konsep dan perencanaan pembangunan yang mengacu pada skala prioritas. Di wilayahnya, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus pada penyerapan anggaran dana desa tahun 2021 ini.

“Karena statusnya MA swasta dan kondisi gedung sangat layak untuk ditingkatkan, maka kami merasa berkewajiban untuk memberikan perhatian. Karena berbicara soal pendidikan, maka kita berbicara soal maju -mundurnya sumber daya manusia, artinya pendidikan ini menjadi dasar untuk membangun generasi penerus yang lebih baik,” pungkasnya seraya menambahkan bahwa pembangunan gedung tersebut terdiri dari tiga ruang kelas belajar, termasuk dengan penyediaan fasilitas meubelair. (edi/mlo)


Pos terkait