Bangunan Sudah Tak Layak, SD Filial Butuh Perbaikan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Kampung Tanjung Raja Sakti khususnya dusun Talang Imam dan Talang Asahan berharap agar pemerintah setempat dapat melakukan perbaikan atau rehabilitasi terhadap sekolah Filial yang ada di daerah tersebut sekaligus meningkatkan statusnya menjadi sekolah negeri mengingat keberadaan sekolah tersebut sangat dibutuhkan oleh anak-anak mereka.

“Sekolah ini dulu dibangun tahun 1990, dimana semua siswa usia sekolah dasar bersekolah di sekolah Filial tersebut karena sekolah negeri jaraknya sekitar 12 km dari tempat tinggal kami, akan tetapi meski sudah berkali-kali kami mengusulkan perbaikan namun belum juga tersentuh bantuan dari pemerintah baik dari Pemkab Waykanan maupun dari Pemprov,” ujar Dayat, tokoh masyarakat setempat.

Lebih jauh dia menerangkan bahwa 4 tahun lalu pemerintah membangun sekolah SD-SMP Satu Atap yang berjarak 4 km dari lokasi SD Filial, akan tetapi karena jaraknya jauh dan jalan yang juga tidak layak serta tidak aman bagi anak-anak, para orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya di SD Filial.

Mirisnya kondisi gedung sekolah saat ini sangat memprihatinkan dan bahkan beberapa kali saat akan digelar proses belajar mengajar anak-anak berhamburan keluar karena ada ular yang masuk ke ruang kelas mereka, ular itu diduga masuk dari celah-celah dinding sekolah yang sudah berlubang di sana-sini.

Sementara, pernyataan Dayat tersebut dibenarkan oleh Sahdana, S.Pdi., mantan anggota DPRD Waykanan yang beberapa kali pernah mengajukan perbaikan ataupun perlengkapan terhadap sekolah tersebut kepada pemerintah Kabupaten Waykanan.

“Saat saya masih menjadi anggota DPRD Waykanan, beberapa kali melakukan kunjungan ke sekolah tersebut, para wali murid dan guru yang mengajar meminta agar sekolah tersebut diusulkan menjadi negeri dan gedungnya dibangun agar lebih layak, akan tetapi hingga saat ini gedung tersebut masih juga belum dibangun oleh pemerintah. Alasannya saya pikir tidak masuk akal, karena di tempat lain di daerah Negara Batin maupun Pakuan Ratu di tengah hutan register bahkan telah terbangun megah beberapa sekolah negeri sementara sekolah Filial di Kampung Tanjung Raja Sakti atau tepatnya di Dusun Talang Pak Imam dan Dusun Talang Asan ini tidak lagi masuk di hutan register,” tegas Sahdana.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waykanan Usman Karim, SPd., M.Pd., JAB., yang dikonfirmasi mengatakan baru mengetahui usulan tersebut, hanya saja Menurut Usman tidak dibangunnya sekolah tersebut oleh pemerintah Kabupaten Waykanan kemungkinan dikarenakan ada hal-hal yang memang tidak dapat dilanggar.

“Nanti akan kita cek kebenarannya. Tetapi menurut saya kalau memang lokasinya mencukupi pasti akan dibangun oleh pemerintah, namun karena lokasi gedung tempat sekolah pilihan ini terindikasi masuk kawasan register, yang tidak boleh dibuatkan bangunan, maka akan saya pelajari terlebih dahulu, nanti baru akan saya laporkan kepada pimpinan,” tegas Usman Karim.(wk1/mlo)



Pos terkait