Bantah Satpam Lakukan Pemukulan, Direktur RSUDAM Sampaikan Permohonan Maaf

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura meminta maaf atas peristiwa yang menimpa pedagang kaki lima yang diduga dianiaya oknum satpam RSUDAM. 

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan. Pada keluarga nenek Lasmi yang merasa dianiaya. Kalau sampai pemukulan saya rasa enggaklah,” ungkapnya, Rabu (8/9).

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, selama pandemi Covid-19, pihaknya diminta Gubernur Lampung Ir. Hi. Arinal Djunaidi untuk menjaga pelayanan di rumah sakit. 

Pihaknya juga sudah meminta keterangan oknum satpam yang berstatus Aparat Sipil Negara (ASN) tersebut, sehingga yakin itu bukan murni pemukulan. 

“Itu reaksi spontan saja karena ada bagian tubuh yang disentuh dan sebagainya. Sekali lagi saya mohon maaf,” tambahnya. 

Menurutnya, satpam tersebut sudah lama bekerja di RSUDAM dan sudah mengetahui tata krama dan sudah menjalankan tugas dan fungsinya. 

Pasalnya, pihaknya sudah beberapa kali menegur nenek Lasmi agar tidak berjualan di dalam rumah sakit, lantaran dikhawatirkan menjadi carrier virus Covid-19.

“Saya tidak biarkan dia berjualan karena sayang dengan nenek lasmi, sekarang kan pandemi, kunjungan saja sekarang dilarang, apalagi berjualan,” kata dia. 

Namun, kepada oknum satpam tersebut akan diberikan peringatan tertulis dan pembinaan. “Juga akan memberikan bantuan hukum dalam menghadapi laporan nenek Lasmi di Polresta Bandarlampung,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait