Bantu Korban Kebakaran, PMI Lambar Salurkan Higiene Kit dan Sembako

Medialampung.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten lampung barat turut serta ambil bagian dalam rangka membantu meringankan beban para korban musibah kebakaran yang terjadi di Pemangku Negeriratu Uluhan, Pekon Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (29/12).

Dalam kesempatan itu, Pengurus PMI Lambar melalui PMI Kecamatan Sukau menyerahkan bantuan Higiene Kit (kelengkapan pakaian dalam, handuk, pasta gigi, sabun, sampo, dan lainnya) serta bantuan sembako.

Bacaan Lainnya


Ketua PMI Kecamatan Sukau Edi Gunawan mewakili Ketua PMI Lambar Edi Novial S.Kom, mengatakan kegiatan ini merupakan suatu wujud kepedulian PMI Lambar dalam membantu sesama pasca musibah kebakaran yang meludeskan tiga rumah dan satu dapur warga.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban yang diderita, serta memberi motivasi kepada keluarga yang ditimpa musibah bahwa cobaan yang diberikan Allah SWT pasti ada hikmahnya Semoga keluarga ikhlas, sabar menghadapi cobaan ini,” ungkap Edi Gunawan. 

Edi gunawan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi tiga kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggalnya serta satu warga yang terdampak.

“Dibalik musibah ini, semua pasti ada hikmahnya. Mari kita mengambil pelajaran dari kejadian ini. Dan kegiatan ini juga sebagai wujud respon PMI terhadap kejadian bencana di Lambar,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Seperti diketahui, sebelumnya musibah kebakaran menghanguskan tiga rumah di Pemangku Negeriratu Uluhan, Pekon Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (23/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kebakaran yang diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek (Korsleting) listrik itu menghanguskan rumah panggung dan semi permanen milik Muhtadin (74), Mad Isa (45) dan Fahrudin (35) serta bagian dapur salah satu warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun tiga unit rumah beserta isinya dan tiga unit sepeda motor tidak berhasil diselamatkan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp450 juta lebih. (edi/mlo)


Pos terkait