Bantu Modal Pelaku Usaha, BRI Sosialisasikan Program KUR

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Liwa, Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) dan aparatur pemerintahan pekon se-Kecamatan Balikbukit.

Kegiatan yang di pusatkan di aula kantor Kecamatan Balikbukit itu dibuka oleh Camat Balikbukit Drs. Akmal Hakim, Pimpinan BRI Kanca Liwa Ayub Burhan, beserta jajaran.

Bacaan Lainnya



Dalam arahannya, Camat Balikbukit Akmal Hakim menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi KUR merupakan program pemerintah yang memberikan kemudahan bagi UMKM untuk memperkuat usaha melalui akses pembiayaan serta investasi yang ditujukan untuk usaha produktif dan layak di berbagai sektor

“Seiring dengan dunia bisnis yang semakin berkembang, tidak hanya usaha-usaha besar yang semakin berkembang, tapi usaha mikro dan kecil pun ikut berkembang saat ini, dan dengan adanya pinjaman KUR yang dikeluarkan oleh bank. Masyarakat bisa membangun atau memulai usahanya sehingga tidak perlu takut untuk memulai sesuatu usaha karena sudah ada akses modal melalui KUR,” kata Akmal

Sehingga, lanjut dia, dengan adanya sosialisasi ini pihaknya dapat memberikan pemahaman yang sama tentang KUR serta dapat membantu permodalan dan memperluas KUR bagi UMKM di Kecamatan Balikbukit sebagai pusat kota dengan ratusan pelaku UMKM.

“Dengan kehadiran aparat pekon ini, kami minta agar menyampaikan informasi kepada masing -masing pekon termasuk persyaratan kepada pengusaha atau masyarakat, bahwa dengan adanya program KUR dapat meningkatkan dan mengembangkan usaha,” kata dia.

Sementara, dalam pemaparannya, Pimpinan BRI Kanca Liwa Ayub Burhan mengatakan, bahwa dalam sosialisasi itu pihaknya menyampaikan terkait KUR dengan suku bunga 6%. Untuk plafon di tingkat BRI Unit maksimal Rp50 juta dan di tingkat kantor cabang maksimal Rp500 juta.

“KUR adalah layanan kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah melalui perbankan kepada UMKM, salah satu syaratnya adalah usaha tersebut memiliki kelayakan, potensi, prospek bisnis yang baik, dan mempunyai kemampuan untuk mengembalikan pinjaman,” tandasnya seraya menambahkan bahwa jenis usaha yang diharapkan menggunakan KUR adalah keseluruhan bentuk usaha, baik di sektor usaha produktif seperti pertanian, perikanan dan kelautan, maupun perindustrian, serta jenis usaha lainnya. (edi/lus/mlo)



Pos terkait