Bantu Penderita Stunting, Pekon Balak Salurkan PMT

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Sebagai salah satu fokus program dana desa dalam bidang kesehatan, Pemerintah Pekon Balak, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat mendistribusikan Program Makanan Tambahan (PMT) kepada keluarga balita penderita stunting di wilayah setempat.

Penyerahan Bantuan PMT berupa telur ayam, kacang hijau dan tempe tersebut dilaksanakan di balai pekon setempat, Rabu (7/10). Hadir Camat Batubrak Sri Wiyatmi S.T, M.P, Kepala Puskesmas rawat Inap (PRI) Batubrak Nezwan S.K.M serta para penerima program.

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan itu, Camat Batubrak Sri Wiyatmi, memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah Pekon Balak yang telah turut serta dan sebagai wujud komitmen dalam upaya menangani persoalan stunting. Ia berharap, apa yang dilakukan pemerintah pekon setempat dapat menjadi motivasi bagi pemerintah pekon lainnya untuk turut fokus menangani persoalan stunting.

“Pemberian makanan tambahan  pada balita ini tentu sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan asupan gizi bagi penderita stunting, dengan telah tersalurnya PMT ini semoga dapat bermanfaat dan membantu menstabilkan asupan gizi bagi para balita penerimanya,”ungkap Sri.

Selain itu, di masa pandemi Covid -19 ini ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, agar tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Sebab Dalam menghadapi masa pandemi ini dibutuhkan kebersamaan dalam upaya memutus mata rantai penularannya. 

“Beberapa aturan Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan harus tetap kita jalankan seperti memakai Masker dan Sarung Tangan, menjaga jarak seta rajin mencuci tangan,”pesannya.

Sementara, Peratin Pekon Balak Edison, mengatakan  adanya penyaluran PMT adalah sebagai wujud kepedulian pemerintah pekon dalam mengatasi persoalan stunting, sebab wilayah setempat masuk dalam salah satu daftar penderita stunting di kecamatan Batubrak baik dari segi jumlah maupun persentase.

“Bantuan PMT ini kita salurkan kepada 10 orang dari seratus lebih anak balita yang dijaring oleh tenaga kesehatan, kami berharap di Pekon Balak tidak ada balita yang kekurangan gizi, apabila ada tanda-tanda pada anak segera konsultasikan ke bidan desa, agar wilayah kita terbebas dari stunting,” pesannya.

 Ditempat yang sama, kepala PRI Batubrak Nezwan menambahkan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan berbagai program untuk ibu dan anak yang ditemukan mengalami gizi kurang salah satunya melalui pemberian PMT dan vitamin.

“Apa yang dilakukan pemerintah Pekon Balak ini sejalan dengan upaya kami untuk mengatasi persoalan stunting, untuk itu kami berharap semua pihak dapat bersinergi melakukan penanganan serta turut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahannya,”harapnya.(edi/mlo)



Pos terkait