Bantuan 350 Ton Beras dan 140.000 Ikan Kaleng Mulai Disalurkan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat, mulai menyalurkan bantuan berupa beras dan ikan kaleng kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19) di kabupaten setempat dengan total sebanyak 350 ton beras, dan 140.000 kaleng ikan sarden, atau satu paket terdiri dari sepuluh kilogram beras dan empat ikan kaleng.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lambar Maidar, SH, M.Si., mengatakan, program pembagian sembako gratis dalam rangka penanganan Covid-19, dimulai Senin (8/6), secara serentak didistribusikan di enam kecamatan.

Bacaan Lainnya



“Untuk penyalurannya, dilakukan langsung oleh bupati Hi. Parosil mabsus di Kecamatan Balikbukit, wakil bupati Mad Hasnurin di Kecamatan Belalau,  Kajari  Andri Juliyansyah, SH, M.H.,  Lumbokseminung, Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, M.H., di Sekincau,  Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom., di Sumberjaya, sementara untuk Dandim 0422 Lambar mengingat ada kegiatan yang sama di Pesibar jadwal diundur hari selasa (9/6), di Kecamatan Sukau,” ungkap Maidar, yang juga kepala BPBD Lambar.

Bantuan sembako tersebut, kata dia, akan didistribusikan di 131 pekon dan lima kelurahan di Lambar, dengan jadwal penyaluran selanjutnya yakni untuk Selasa (9/6) di Kecamatan Waytenong, Batubrak, Rabu (10/6) di Kecamatan Pagardewa, Kecamatan Batuketulis, Kamis (11/6) di Kecamatan BNS, Suoh, Airhitam, Jumat (12/6) Lumbokseminung dan Gedungsirian, dan Sabtu (13/6) untuk Kecamatan Kebuntebu.

”Untuk bapak bupati akan memimpin langsung penyaluran untuk Kecamatan Balikbukit, Waytenong, Pagardewa, Suoh, BNS, Lumbokseminung dan Kebuntebu, kemudian bapak Wakil Bupati akan memimpin penyaluran untuk kecamatan Belalau, Batubrak, Batuketulis, Airhitam dan Gedungsurian, Ketua DPRD akan memimpin penyaluran di kecamatan Sumberjaya, Kapolres Kecamatan Sekincau dan Dandim  di Kecamatan Lumbokseminung,” ungkapnya.

Selain bantuan berupa beras dan ikan kaleng,  lanjut Maidar, tim gugus tugas juga menyalurkan bantuan masker sebanyak lima Pcs masker untuk setiap kepala keluarga (KK). Untuk penerimanya merupakan masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.

”Tentunya bantuan–bantuan tersebut diharapkan akan bermanfaat bagi masyarakat, terlebih pandemi Covid-19 ini telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” pungkas Maidar. (nop/mlo)



Pos terkait