Bappeda Gelar Forum Konsultasi Publik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2021 di Ruang Rapat Pakuwon Bappeda, Selasa (4/2).

“Kegiatan forum konsultasi publik ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD. Jadi silahkan OPD untuk menyampaikan masukan dan sarannya,” ujar Kepala Bappeda Ir. Okmal, M.Si pada saat memimpin pertemuan Forum Kosultasi Publik.

Bacaan Lainnya



Okmal menjelaskan, pencapaian pembangunan di Kabupaten Lambar untuk indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2018 Kabupaten Lambar berada diurutan 9 se-kabupaten/kota se-Lampung, gini ratio per Maret 2019 Kabupaten Lambar berada di urutan 3 tidak timpang se Kabupaten/Kota, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2018 Kabupaten Lambar berada diurutan keempat terendah se-Kabupaten/kota, sedangkan kemiskinan tahun 2019, Lambar berada diurutan 9 se kabupaten /kota.

Sementara pertumbuhan ekonomi tahun 2018 Kabupaten Lambar berada di urutan 11 se-kabupaten/kota, sedangkan pendapatan perkapita tahun 2018 Lambar berada diurutan 15 se kabupaten/kota.

“Kedepan seperti halnya untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang masih tinggi diharapkan Dinas Kesehatan programnya diarahkan kesana.

Begitu juga dengan jalan mantap, untuk mewujudkan jalan mantap maka perlu adanya strategi dari Dinas Pekerjaan Umum bagaimana untuk mewujudkan target jalan mantap tersebut,” tegas Okmal.

Untuk tema pembangunan 2021 di Kabupaten Lambar, lanjut Okmal, yaitu “Mengoptimalkan Kualitas Pembangunan Daerah guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pelayanan Publik dengan Memacu Inovasi”.

Sedangkan untuk prioritas pembangunan tahun 2021 ada empat prioritas, yakni memantapkan kualitas infrastruktur daerah dengan memperhatikan mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan dasar guna peningkatan sumberdaya manusia.

Lalu meningkatan nilai tambah produk unggulan yang inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas birokrasi dan stabilitas Kamtibmas.

“Untuk target pembangunan 2021, meliputi jalan mantap 74%, IKLH 63,57 poin, desa tangguh bencana 17,64%, IPM 68,54%, pendapatan perkapita Rp.27,56 juta, pertumbuhan ekonomi 5,60%-5,80%, indeks RB “C”, nilai SAKIP “BB”,  IKM “C”, angka kemiskinan 12,5%,  indeks gini 0,28 poin serta TPT 0,75% ,” imbuhnya.(lusiana)



Pos terkait