Baru Terisi Dua, Kuota Beasiswa Pendidikan Seni Masih Tersisa Delapan

  • Whatsapp
Kabid Kebudayaan Disdikbud Lambar Riadi Andrianto, S.H

Medialampung.co.id – Hingga saat ini, baru dua orang melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Barat, setelah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jurusan Seni, sehingga dari kuota sepuluh orang penerima penerima beasiswa pendidikan seni bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lambar tahun anggaran 2021 ini, masih tersisa kuota delapan orang.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Lambar Riadi Andriyanto mengungkapkan, dua orang yang telah melapor tersebut berasal dari SMAN 1 Liwa dan SMAN 1 Waytenong, mereka lolos pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) beberapa waktu lalu, dan masih ada peluang bagi para siswa di Lambar untuk berjuang pada seleksi bersama atau SBMPTN.

Bacaan Lainnya


”Untuk sementara ini baru dua orang yang melapor, artinya masih ada peluang delapan orang lagi, dan kita berharap pada SBMPTN akan lebih banyak lagi yang diterima” ungkap Riadi mendampingi Kadisdikbud Lambar Bulki Basri, S.Pd.

Sejak awal tahun lalu, pihaknya terus mensosialisasikan beasiswa pendidikan seni dimana tahun 2021 ini merupakan tahun kedua beasiswa tersebut.

”Untuk tahun lalu kuota kami siapkan untuk sepuluh orang, hanya terpenuhi tujuh, dan tahun ini kami targetkan kuota tersebut bisa terpenuhi, karena itu kami lakukan sosialisasi kepada siswa secara langsung dengan mendatangi sekolah-sekolah,” kata dia.

Ia menjelaskan, jika nantinya jumlah peminat lebih dari sepuluh orang, maka pihaknya akan melakukan seleksi kembali, selain itu kata dia, sebagai upaya pemerataan, untuk penerima beasiswa nantinya diutamakan dari sekolah-sekolah yang tahun sebelumnya belum menerima.

”Kalau tahun lalu dari SMAN 1 Belalau, SMAN 1 dan 2 Liwa, SMAN 1 Waytenong, dan SMAN 1 Sukau. Kalau ternyata tahun ini jumlah peminat banyak, tentu akan kami seleksi dan untuk pemerataan sekolah-sekolah yang belum, karena kuotanya hanya dibatasi sepuluh orang saja,” jelasnya.

Sebagai syarat penerima beasiswa merupakan anak-anak lulusan SMA sederajat di kabupaten setempat, lulus dalam seleksi jalur SNMPTN, maupun SBMPTN.

“Harus lulusan Lambar dan lolos seleksi tahun ini, kemudian kuotanya terbatas yakni hanya 10 orang, kemudian perlu diketahui biaya yang akan diberikan yakni hanya biaya semester saja,” kata dia.

Program beasiswa tersebut, kata dia, merupakan bagian dari peningkatan manajemen pelayanan pendidikan serta pengembangan SDM pendidikan dan kebudayaan. Tujuannya membantu masyarakat mewujudkan impian untuk bisa berkuliah.

”Program ini juga merupakan upaya pemerintah agar seni budaya yang ada di daerah terus berkembang. Tentunya bisa terus dilestarikan. Terlebih, Lambar merupakan daerah asal muasal suku Lampung, kaya akan seni budaya,” pungkasnya. (nop/mlo)




Pos terkait